Kalau bisa di usia muda, ngapain nunggu tua?

Wednesday, June 18, 2014

Bismillahirrahmanirrahim.

Hari ini membaca buku "Open Your Heart, Follow Your Prophet". Belajar tentang Sholat, Puasa, Sedekah dan membaca Al-Qur'an. Bahwa Sholat + Puasa + Sedekah + Membaca Al Qur'an adalah kebiasaan positif yang harus diisi sehari-hari oleh orang-orang muslim terutama para pemuda. kenapa? Ini pemahaman yang aku pelajari hari ini.

Pertama dan yang utama adalah sholat. Mengapa? karena Sholat adalah amalan yang pertama kali dihisab. Sholat fardhu adalah kewajiban yang harus ditunaikan sebagai manusia (orang-orang islam) setelah baliq.  Dan sholat sunnah menjadi penyempurna sholat. selain itu, ada 2 sholat yang menjadikan kita manusia pilihan, dimana manusia-manusia pilihan ini menjadi istimewa karena yang melakukannya hanya sebagian kecil dari sejuta umat manusia di dunia. Sholat dimana setiap doa akan dikabulkan oleh Allah swt. Sholat itu adalah Sholat tahajjud. Dimana orang-orang yang melakukan sholat ini membuat Allah swt. kagum terhadapnya.

"Wahai  Malaikat-Ku, lihatlah hamba-Ku yang bangun dari tempat tidurnya, meninggalkan keluarga dan yang dikasihinya untuk melaksanakan sholat malam karena rindu untuk mendapatkan apa yang ada disisi-Ku" (HR Ahmad)

Keren kan? Biasanya kita akan bangga bila kita dikagumi oleh seseorang yang sangat kita cintai dan kagumi juga. Nah, apa lagi ini. Kita dikagumi oleh ALLAH swt. Pemilik langit dan bumi beserta isinya. So, tunggu apa lagi mari laksanakan sholat tahajjud.

Lalu ditambah sholat dhuha yang menjadikan hidup kita serba berkecukupan di sore hari. Mengapa bisa? Hmmm.. Jadi gini, berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Imam hakim bahwasanya dengan mengerjakan sholat Dhuha 4 raka’at dipagi hari maka ALLAH swt. akan mencukupkan kebutuhan kita di sore hari. Maukan?? Mau dongggg… ada lagi nih kelebihan lain dari sholat Dhuha yaitu bahwa Rasulullah pernah bersabda, dengan mengerjakan sholat Dhuha, kita bersedekah untuk 360 ruas tulang atau sendi-sendi dalam tubuh kita. Ini berdasarkan sabda berikut:

“Pada setiap persendian kalian harus dikeluarkan sedekahnya setiap pagi; Setiap tasbih (membaca subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (membaca Alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (membaca Lailaha illallah) adalah sedekah, setiap takbir (membaca Allahu Akbar) adalah sedekah, amar bil ma'ruf adalah sedekah, nahi ‘anil munkar adalah sedekah. Semua itu dapat terpenuhi dengan (shalat) dua rakaat yang dilakukan di waktu Dhuha”(HR. Muslim, no. 1181).

Wow bangettt.. sungguh hal yang menakjubkan. Tak perlu 1 bulan untuk mendaptkannya, tak perlu juga membanting tulang sekerang mungkin untuk mendapatkan uang untuk membayar agar kita bisa bersedekah untuk persendiaan kita. Hanya dengan sholat dhuha semuanya menjadi bisa dan itu hanya dilakukan dengan hanya meluangkan waktu 5 – 10 menit di pagi hari. Dahsyat bukan?

Kemudian Puasa. Mengapa harus puasa? kenapa nga yang lain? Ini karena Rasulullah saw. menganjurkan kita untuk berpuasa. pertanyaannya mengapa sih kita dianjurkan berpuasa? nah, ini nih yang harus dijawab. Ternyata berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh dr. Alexis Carrel, dokter yang meraih Nobel Kesehatan tahun 1912, penyakit yang paling banyak disembuhkan dengan berpuasa adalah gangguan pencernaan (lambung & perut). Selain itu, puasa juga dapat menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan darah dan tulang, misalnya reumatik. Benar juga yang tertulis dalam buku tersebut. Masa masih muda dan cantik tapi punya reumatik. hehehe… Ini baru dari segi kesehatan nih.

Mari kita lihat dari segi pahalanya di sisi ALLAH swt. nah, pernah kebayang nga, kalau misalnya kita di undang oleh presiden untuk menerima hadiah karena telah berprestasi mengharumkan nama bangsa. Menurut teman-teman apakah orang ini special? mendapatkan perhatian lebih? tentu saja. Karena special itu berarti sesuatu yang istimewa, dimana hal tersebut tidak biasa dan tidak banyak diperoleh oleh orang lain. Bagaimana dengan yang ini? Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah swt. berfirman:

“Setiap amal anak Adam untuknya, kecuali puasa. (Puasa) itu untuk-Ku dan Aku yang akan membalasanya” (HR Bukhari)

wahhhh, kerennn. Kira-kira bangga nga kalau misalnya sesuatu itu datang langsung dari Allah swt.? Yukk, puasa biar dapat balasan langsung dari-NYA. Bahagiaaa dehhhh… Bagi orang yang mencintai Allah swt. jika mendapat hadiah balasan dari ALLAH swt. tentu ia akan sangat senang.

Yang paling menggembirakan dari puasa adalah bahwa orang-orang yang berpuasa adalah Manusia-manusia pilihan surga, yang dibuatkan pintu special untuk memasukinya.

“Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang namanya ‘Ar-Rayyan’, yang kelak pada hari kiamat akan dimasuki oleh orang-orang yang sering berpuasa. Tidak akan masuk dari pintu itu kecuali orang yang suka berpuasa. Dikatakan, ‘manakah orang-orang yang suka berpuasa? Maka mereka pun berdiri  dan tidak masuk pintu itu kecuali mereka. Jika mereka telah masuk, pintu itu ditutup, sehingga tak seorang pun masuk melaluinya lagi” (HR Bukhari & Muslim).

Selain itu juga puasa bisa menjadi pelindung dan syafaat di akhirat kelak. Rasulullah saw. bersabda “Puasa adalah perisai (yang melindungi) dari api neraka” (HR Ahmad & Hakim).

Semua orang mau masuk surga kan? Jadi tunggu apa lagi? Yuuk perbanyak berpuasa. Apalagi bisa dapat pintu special. Berasa jadi Artis di surga. Mau dongg…

Nah, selanjutnya adalah sedekah. Teman-teman tentu sudah tahu dan melihat sendiri orang-orang dermawan di dunia ini? Ada nga yang miskin? Katanya dalam buku, jika menemukan orang-orang dermawan yang suka sedekah miskin, bikin #DermawanBikinMiskin di twitter @teladanrasul. hehehe.. Jadi teringat istilah, “Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya” asal tidak disalah artikan akan berguna. Mari kita lihat, kegunaan sedekah? kenapa harus dilakukan?

Berdasarkan sejarah, Sejak zaman Nabi Adam, dalam buku ini di jelaskan, bahwa tak ada cerita orang jatuh miskin karena sedekah. Yang ada malah makin kaya. Kok bisa? Ya, bisalah,,, Ketika Allah swt. berkehendak apa sih yang tidak bisa? Simak saja dalam ALLAH swt berikut ini:

“Perumpaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan 7 bulir, setiap bulir (ada) seratus biji. Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui” (Q.S. Al-Baqarah: 261)

Nah, dari ayat ini bisa disimpulkan bahwa Allah akan melipat gandakan balasan sedekahnya hingga 700x lipat. Ditambah lagi sabda Rasulullah saw berikut ini:

“ Sesungguhnya sedekah seseorang walau hanya sesuap akan dikembang biakkan oleh-Nya seperti gunung, maka bersedekahlah.” (HR Bukhari & Muslim)

“Harta tidak akan berkurang dengan sedekah” (HR Muslim)

Kita semua ingin kaya + dapat pahala berlimpah bukan? Nah, oleh karena itu teman, yuk mari bersedekah. Istilah tadi kita ganti aja yaaa.. “Rajin pangkal pandai, Sedekah pangkal kaya”

Sedekah juga berarti membantu orang lain. Teman-teman pernah bersedekah nga? Apa yang kita rasakan ketika bersedekah? apa yang kita rasakan ketika menolong orang lain? Bahagia? Oleh karena itu Rasulullah dan para sahabat senantiasa bersedekah, dan mereka senantiasa didatangi ketentraman & kebahagiaan yang tak kunjung beranjak di sekitar mereka.

“Berbagi = Bersedekah = Bahagia”

Selanjutnya adalah membaca Al-Qur’an. Tahu nga kalau misalnya membaca Al-Qur’an itu pahalanya 1 huruf mengandung 10 kebaikan? Jika tahu mengapa harus membaca Al-Qur’an bukan lagi hal yang perlu dipertannyakan. Dalam hadis dikatakan bahwa Rasulullah saw. bersabda

“Barang siapa yang membaca 1 huruf dari kitab Allah maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dari huruf itu, dan satu kebaikan itu akan dilipat gandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan alif-lam-mim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

Nah, teman-teman tahu tidak berapa banyak huruf dalam satu Al-Qur’an? Sang penulis buku sudah menghitungkan kita dari mushaf (Al-Qur’an) yang biasa ia baca. Jumlah halamannya 604 halaman (dari surah Al-Fatihah sampai An-Nas). Setiap halaman terdiri dari 15 baris. Setiap baris rata-rata sekitar 38 huruf. jadi jika dikalikan menjadi:

604 x 15 x 38 = 344.280 huruf

Berapa pahalanya jika menamatkan satu Al-Qur’an?

Jikalau saja 1 huruf bernilai Rp. 10.000,- masihkah kita melalaikannya?

Selain itu juga, membaca Al-Qur’an, mempelajari dan mengamalkannya akan mendapatkan gelar manusia terbaik sejagad raya. Juga, dalam sabdanya Rasulullah saw. berkata

“Puasa dan Al-Qur’an akan memberikan syafaat bagi seorang hamba di hari kiamat” (HR. Ahmad dan Hakim).

Nah, itulah tadi mengapa aktifitas sholat+Puasa+Sedekah+Baca Al-Qur’an harusnya dijadikan aktivitas positif yang mengisi hari-hari kita. Apa lagi di saat kita masih muda, di saat kita masih sehat, di saat masih diberi kesempatan, hidayah dan pertolongan Allah swt. Agar kita menjadi manusia pilihan, manusia yang pandai bersyukur, dan senantiasa memperoleh nikmat kebahagiaan dan kesejahteraan hati. Bukankah itu yang kita inginkan?

Maka benar sekali slogan buku ini.

“Kalau bisa di usia muda, ngapain nunggu tua?”^^

Alhamdulillahirabbil`alamin.^^

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)