Buka Bareng #1 (R1435)

Wednesday, July 23, 2014

Bismillahirrahmanirrahim.

Slide1Beberapa waktu lalu sekitar tanggal 4 juli. Aku berencana untuk buka bareng teman-teman kuliah. Ngga’ semuanya sih. Cuman beberapa di antaranya. Yang kiranya mereka agak dekat denganku.

Karena Ramadhan, aku memutuskan untuk memanggil mereka dan mentraktir mereka makanan sederhana. Ya, hanya pisang epe di pinggiran pantai. Ini tak seberapa. Tapi tekadku kuat. Aku harus. Uang tabunganku Insya Allah cukup untuk memberi makan mereka.

Alhamdulillah, dengan izin Allah, pertemuan ini pun terlaksana. Betapa senangnya melihat teman-temanku kembali. Beberapa orang tak bisa datang karena sedang ada juga kumpul bareng keluarga. Tapi ke-8 orang yang hadir cukup menghangatkan hati ini.

Hati ini tersenyum. Ya Allah.. teman-temanku masih ingin hadir di acara yang kubuat. Acara ini sungguh sederhana. Makanannya pun tak mewah. Mereka yang sudah punya pekerjaan mungkin tak lagi selevel dengan makanan ini. Tapi keinginan kami berkumpul ternyata membawa kami kembali bersama.

Satu per satu mereka muncul dari berbagai arah. Senyum yang melebar dari kejauhan ketika mata ini mulai memandang dan mengenal sosok yang jauh disana. Ah, indahnya kebersamaan. Yang paling membahagiakan adalah bisa menunaikan sabda Rasulullah SAW. Memberi makan orang berpuasa. Semoga pahalanya bisa menjadi rahmat untukku di akhirat kelak ya Allah. Amin.

Perbincangan mulai terbentuk. Kami terbuai olehnya. Canda & tawa tak mau kalah mengukirkan diri dalam kumpulan wanita berjilbab itu. Sungguh meneduhkan hati.

Allaahu Akbar.. Allaahu Akbar…

Suara adzan magrib mulai menggema. Alhamdulillah, waktunya buka. Kami pun meneguk air yang sudah tersedia sedari tadi. Alhamdulillah. Kini tenggorokan mulai basah. Kami pun menyantap makanan pisang epe yang sudah tersedia beberapa menit sebelum buka. Tentu saja moment ini harus di kenang. Foto-fotopun takkan ketinggalan untuk mengcapture moment indah pertemuan kami.

Setelah sekian lama kami tak kumpul bersama. Tapi hari itu, sungguh moment yang lain dari biasanya. Jarang sekali. Mungkin bagi mereka bisa jadi biasa. Tapi bagiku tentu tidak. Ini salah satu moment yang membuat semangat bersemi kembali. Tidak hanya sekedar semangat tapi ruh ini rasanya mulai merasakan indahnya silaturrahim.

Yang tak kusangka adalah mereka memberi surprise padaku.

“Happy birthday to you..” dua buah kue sederhana tiba-tiba dalam genggaman temanku. Ia memberi dari belakang. Aku tak sadar.

“Happy milad adek.. evhy” “happy milad evhy..” Rasanya kata-kata ini membuat haru. Niatku bukan untuk ini. Walau memang tanggal 2 kemarin adalah hari dimana umurku genap 24 tahun. Ya Allah.. Masya Allah.. Bahagianya hati ini. Sungguh bahagia.

Walau kue itu hanya kue kecil yang sederhana. Lilinnya pun juga bukan lilin biasa yang digunakan diacara ulang tahun seperti biasa. Tapi lilin yang sungguh biasa yang digunakan kala lampu padam. Inilah specialnya. Lilin itu menjadi tidak biasa di mataku. Karena lilin ini bagaikan tanda cinta yang nyalanya mencadi cahaya silaturrahim. Tak bisa kujelaskan betapa bahagianya diriku kala itu teman. Air mata hampir saja menetes. namun, senyum merekah dari bibir ini dan begitu pula darimu membuatnya tertahan. Aku menikmati senyuman dan kebersamaan kalian. Sungguh semangatku bertambah dan terus bertambah. Kini aku tahu bahwa aku masih punya teman-teman. Teman baik, teman dalam dekapan ukhuwa.

Terima kasih untukmu teman. Hari itu kau membuatku bahagia. Hingga hari inipun aku bahagia ketika mengenangnya kembali. Terima kasih ya Allah telah mempertemukan kami.

Alhamdulillahirabbi`alamin.

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)