Pencarian Hari Ini #1

Thursday, July 24, 2014

Bismillahirrahmanirrahim.

pencarianHari itu aku baru saja menyelesaikan tugas dari dosenku. Alhamdulillah, dapat upah. Walau tak seberapa.

“Jadi sudah selesai ya.” Ucap pak dosen yang saat ini tengah duduk di hadapanku. Sebuah meja memisahkan jarak kami sekitar 50 cm.

“Iya pak. Ini..” kuserahkan berkas ujian yang sudah ku periksa padanya. Aku meletakkannya di atas meja itu.

“Ini yang terakhir. Ujian susulan” ucapnya sambil menyerahkan satu lembar ujian susulan yang harus di periksa. Inilah yang paling terakhir.

Aku pun segera memeriksanya. Aku harus mencheck kembali beberapa lembar jawaban lainnya. Karena dalam pemberian nilai bapak berpesan harus adil.

Oleh karenanya, harus mencocokkan nilai jika jawaban yang ditulis adalah sama. Ini agar tak lagi ada protes dari mahasiswa.

Tak lama akupun selesai mengerjakannya. Sebelum kami berbicara kembali seorang mahasiswa masuk. Aku rasa itu mahasiswa bimbinganya. Dan Ya! Benar! itu adalah mahasiswa bimbingannya.

“Bagaimana pak?” Ucap mahasiswi yang kini duduk di sebelahku.

“Saya sudah tanda tangan. Tapi ada keterangannya masih banyak perbaikan. hih..” Ucap pak dosen sambil mengeluarkan sebuah bundelan kertas berlembar-lembar. Ya itulah print out skripsi dari sang mahasiswi. Rupanya mahasiswi tersebut sedang kejar deadline untuk ujian akhir segera. Ujian akhirnya hanya sampai tanggal 4 agustus. Semangat sister! gumamku dalam hati.

Mereka pun larut dalam perbincangan. Aku yang tengah duduk di samping sesekali menciri dengar. Lalu fokus membaca buku lagi yang sudah kugenggam sedari tadi. Tak jarang aku menganggu-angguk sendiri kala mendengar arahan pak dosen itu. Kadanga juga bilang ohh… atau ya ya ya. hmmm.. baru ngerti. Aku pun lalu mengangguk lagi.

Tak lama kemudian konsultasi selesai. Sang mahasiswi pun berpamitan. Saatnya giliranku. Aku memasukkan kembali buku yang kebaca tadi.

“Jadi sudah selesai. Tidak ada lagi yang harus diperiksa. Jadi lebaran di mana? Pulang kampung? tidak?” ucapnya sambil menggenggam lembar ujian yang telah kuperiksa.

“Iya pak. Insya Allah di Soppeng” ucapku singkat.

“Oh.. ini uang buat pulang kampung. Sedikitji. Karena sedikit juga di perikasa” ia menyerahkan amplop putih. Seperti biasa ketika akan memberikan upah hasil kerjaku.

“IYe. pak. hehehe..” aku tersenyum setelah meng-iyakan.

“kalau begitu saya permisi dulu ya pak.” ucapku sambil berdiri dan merapikan kursi.

“Oh iya, hati-hati di jalan. selamat lebaran” ucapnya kembali.

“Iya pak. Terima kasih pak. Assalamualaikum” ucapku berpamitan.

“Iya. sama-sama. wa’alaikum salam” ucap pak dosen yang masih duduk.

Aku pun berlalu pergi. Aku belum membuka amplop itu. Nantilah di angkot aku buka. Pikiranku di penuhi dengan teka-teki. Kira-kira berapa ya? gumamku dalam hati. Ah.. nantilah. Kalau 300rb bisalah buat beli buku hari ini. Mau ke toko mutiara ilmu dulu. Siapa tau dapat diskon kan jadinya lebih murah. Pikiran itu mulai merasuk selama perjalanan menuju angkot.

Alhamdulillah, Sesampainya di tempat angkot, langsung ada angkot tujuan ke rumah. Hanya untuk berjaga-jaga. Jika tak banya maka aku akan pulang. Jika lumayan aku akan membeli buku hari ini. Aku pun naik ke angkot 05 yang menuju kearah cendrawasih.

Yah, siappp! mari membuka amplopnya. Aku sedikit ragu. Karena ada orang di sampingku. buka bermaksud berprasangka buruk. Namun, takutnya mengundang hal-hal yang tak di inginkan. Pas aku buka, untungnya isi amplop berupakertas yang dilipat. Barulah di sela lipatan kertas uang itu berada. Sehingga uangnya takkan kelihatan.

Aku memperthatikan kertas itu. Ada bayangan tulisan. Total hasil rekapitulasi upahku. Terlihat tulisan Rp.500.000,-. wah! Alhamdulillah. Lebih banyak dari yang aku pikirkan. Jadi Fix! ke Mutil, gumamku.

Aku pun menikmati perjalanan dengan senyum. Aku sungguh tak sabar bisa berada di toko buku. Membeli buku-buku yang aku minati. Sesampainya di mutil, rasanya angin berhembus di kesunyian. Bagaikan pantai sunyi, yang bahkan suara ranting retakpun pasti kedengaran.

Ya Allah.. sunyinya. Rasanya mau keluar tapi ngga, enak juga. Aneh rasanya. Tapi segera kutepis perasaan ini. Niat tetap harus terlaksana. Aku pun berkeliling di antara rak-rak buku. Aku melihat-lihat buku sekitar. Hmm.. jadi bingung. Aku sedang mencari buku yang ingin ku beli namun tak terlihat.

“Cari buku apa?” ucap salah seorang karyawan toko yang sedang berjaga. Mungkin ia melihatku kebingungan dari tadi berkeliling dan ketempat yang sama.

“eng..” aku agak blank karena sedikit kaget. “ah, ada buku Beyon The Inspiration?” tanyakku ke wanita yang tengah berdiri di hadapanku.

“Bukunya ustazd felix ya? hmm.. lagi kosong dek. Semua bukunya lagi kosong” jawabnya.

“ohhh..” ucapku sambil mengangguk. Aku diam lagi. susananya sungguh akward.

“ada buku lain yang di cari?” Tanyanya lagi setelah selang beberapa detik. Nampaknya ia tahu situasiku.

“engg… kalau buku Dream & Pray ada?” tanyaku. Aku menunggu jawabannya.

“Oh.. ada. Disini” ucapnya sambil menuju ke sebuah rak buku. aku mengikut di belakang.

“Ini” dia memberikan buku yang ku maksud. “Disini juga ada yang sejenisnya” lanjutnya lagi. Hahh.. aku hanya mengangguk.

“Terima kasih” ucapku. Ia pun berlalu pergi. Membiarkanku melihat-lihat buku lagi. Aku pun mengambil buku itu. Lalu mencari lagi.

Akhirnya kuputuskan membeli 3 buku kala itu. Hanya buku itu yang menarik hati. Bukunya Halaqah Cinta, Dream & Pray, dan Sirah Nabawiyah. Aku tertarik pada buku yang berada di Rak paling atas. Buku itu adalah tafsir tematik Al-Qur’an yang terdiri dari 3 jilid. Wah, sepertinya itu bagus untuk belajar tentang isi Al-Qur’an gumamku. Walau sesungguhnya aku masih tak tahu tafsir tematik itu apa.

“Mbak, kalau yang itu berapa ya?” Kuberanikan diri untuk bertanya sambil menunjuk ke buku yang dimaksud. Walau masih ackward.

“Yang tematik?” tanyanya ulang.

“Iya” ucapku singkat.

“yang itu.. 750.000,-" ucapnya. ia lalu mengambil kalkulator “kalau di diskon jadinya tinggal 500.000,-“ lanjutnya lagi setelah memainkan jarinya di atas tombol-tombol kalkulator.

“ohh..” ucapku sambil mengangguk. “Wah, mahal juga ya, kalau beli itu uangnya habis dong. Hmm.. nantilah kalau punya uang lagi” ucapku dalam hati.

Aku berkeliling sebentar. Sebenarnya aku memerhatikan tulisan Diskon yang sedari tadi menempel. Diskon 10%+5% Member. Asmi bilang kalau di mutil untuk member bisa diskon sampai 15 persen. Biasa juga buat buku lama diskon 50%. Makanya aku pun tertarik untuk ketoko buku ini. Keyataannya memang seperti itu. Walau tak terlalu sesuai dalam bayanganku kala asmi menjelaskan padaku.

“Mba, kalau jadi member bagaimana?” ucapku lirih. Seakan takut-takut bertanya. Membuat suasana tambah ackward. Ini karena 4 orang karyawan disitu melihat ke arahku. Aku tak suka menjadi pusat perhatian. Tapi mau gimana lagi. hanya aku yang tengah berbelanja siang itu. huh.. desahku.

“Hmm.. tinggal daftar sayang. Kalau jadi member bisa dapat tambahan diskon 5%. Jadi diskonnya 15%”Ucapnya dengan nada mengikuti nadaku.

“oh..” ucapku sambil mengangguk. “Mba mau bayar” lanjutku. Aku pun di persilahkan duduk di depan meja kasir.

“Mau buat kartu member?” Ucap penjaga kasir.

“Iya. kalau buat sekarang langsung dapat diskon yaa??” Ucapku muka pengen. Pengen dapet diskon.

“Iya. Registrasi kartunya Rp. 30.000,- ya. Silahkan tulis nama dan no. Hp di sini. Maaf yaa, tulis disini saja. Soalnya kertas formulirnya habis” Ucap wanita berjilbab itu sambil menyerahkan kertas formulir yang sudah diterisi. Tak apalah yang penting dapat diskon pikirku kala itu.

“iya tidak apa-apa” ucapku. Aku pun menulisnya. sang kasir menghitung harga buku yang kau beli.

“Totalnya Rp. 190.000,-“ ucapnya sambil memasukkan buku itu kedalam kantong plastik.

“Oh iya, bisa tulis notanya?” ucapku meminta setelah ia menyerahkan buku dalam kantongan itu.

“Oh iya, tunggu ya” ia pun membuatkan notanya. lalu menyerahkannya padaku.

“Terima kasih” aku pun berpamitan dan berlalu pergi. Hufftttt.. selesai juga. Akhirnya bisa beli buku juga. Setelah sekian lama hanya bisa melihat-lihat saja. Tapi sekarang sudah ada di tangan. Yeahh.. aku senyum-senyum sendiri ketika meninggalkan toko itu. Entah apa dipikirkan oleh mereka. Bahagianya hati ini Ya Allah :D Alhamdulillah.

to be continue…

Alhamdulillahirabbil`alamin.

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)