Jaga Kemenakan

Wednesday, January 14, 2015

Bismillahirrahmanirrahim.

jaga kemenakanTiba hari dimana aku menjaga kemenakan lagi. Namun hari ini takka berlangsung terus menerus. Kakak memintaku untuk menjaga adik kecil yang baru berusia 4 bulan ini. Aku juga tak sedang sibuk. Tinggal dirumah adalah rutinitasku akhir-akhir ini.

Bermain bersama anak bayi memang kadang menyenangkan. Tapi kadang pula membuat jengkel. Bagian yang paling tak kusuka adalah ketika mereka menangis. Aku tak tahu harus berbuat apa. Dikasi susu botol tak mau, di ayun-ayun pun tak mau berhenti mengeluarkan tangisannya. Rupanya ia minta gendong. Kala di gendong ia pun akan menghentikan tangis itu.

Sayangnya aku tak sanggup menggendong dalam waktu lama. Aduh! anak ini mau di gendong terus, pikirku. Kala aku meletakkannya di kasur, ia kembali menangis. Oh.. Jangan nangis. Kita duduk sebentar saja, ucapku dalam hati. Walau ia masih berada dalam gendonganku, ia masih tetap saja menangis. Entah mengapa anak ini bisa tahu kalau aku tengah duduk. Auchhhh..

Beginilah jadinya kalau punya anak nanti. Paling tidak anggap saja ini proses pembelajaran menjadi ibu kelak. Insya Allah aku bisa banyak belajar dari pengalaman mengurus anak ini. Insya Allah kalau Allah swt. memberikan kesempatan untuk menjadi ibu, aku takkan terlalu kerepotan. Alhamdulillah, aku sudah tahu beberapa hal yang harus disiapkan untuk bayi dan bagaimana memperlakukan mereka. Tapi tentu saja, masih harus banyak belajar dan menambah ilmu.

Alhamdulillahirabbil`alamin.

Makassar, 14 Januari 2015

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)