Meet with Nadia

Monday, January 12, 2015

Bismillahirrahmanirrahim.

Magrib menjelang, aku sudah sampai di tempat kerja kakak. Aku pun menyempatkan diri menunaikan sholat magrib bersama kakak. Usai sholat, aktifitas kembali normal. Aku membuka laptop untuk mendowload dan menginstal aplikasi yang membutuhkan koneksi internet. Di tempat kakak internetnya lumayan bagus, walau kadang-kadang sinyalnya tumbul tenggelam.

“Evhy dimana?” chat nadia lewat BBM.
”Saya di jilc toddopuli nad” ucapku. Hari ini nadia ingin bertemu denganku. Kami lama tak berjumpa. Lama juga tak berkomunikasi secara intens. Ia sangat sibuk dengan urusannya di jakarta. Ia baru saja menyelesaikan kuliah S2 di Management ITB – UI, Jakarta.

Sementara nadia menuju ke sini, aku tetap sibuk menginstal program-program di laptop. Akhirnya nadia datang sekitar pukul 8.30 malam. ia mengajakku untuk makan. Kebetulan aku memang belum makan. Sebenarnya kami hanya punya waktu 30 menit saja untuk berbicara. Aku dan kakak harus pulang ke rumah pukul 9 malam.

Oke, mari kita manfaatkan waktu sebaik-baiknya. Aku menitipkan laptop pada kakak. Aku dan nadia bergegas ke tempat makan. Kami tak jauh-jauh hanya makan di pinggir jalan di depan tempat kerja kakak. Aku dan nadia berbincang hal-hal tentang kami.

Nadia memintaku untuk menceritakan tentang diriku selama ini. Tentangku selama kami tak bertemu dan berkomunikasi. Aku menceritakan dengan suka cita. Hatiku memang tengah bersemangat untuk mengurus berkas-berkas untuk S2ku nanti. Besar harapanku Allah swt. meloloskanku untuk mendapatkan beasiswa ke Korea itu.

Oleh karenanya, aku tak boleh bersantai. Aku harus banyak menbaca nih. Aku harus mencari file-file yang kubutuhkan untuk mendukung segala persyratan yang dibutuhkan.

Nadia juga menceitakan tentang kisahnya. Selama ini, yang ia dapat adalah kegagalan. Aku hanya sedikit meberikan nasehat. Nasehat dari seorang teman untuk teman. Yakinlah, orang sukses adalah orang yang selalu bangkit dari setiap kegagalan yang ia peroleh. Karena Ia yakin, bahwa kegagalan ini adalah se-langkah lebih maju menuju kepada kesuksesan.

Semangat ya Nadia. Kita sama-sama semangat. Kita punya cita-cita kita masing-masing. mari berjuang untuk itu. Berjuang untuk membahagiakan diri dan orang-orang sekitar kita. Let’s Keep on Fighting Till the End. Chayooo!!!

By the way, Terima kasih ya traktirannya. Cari apa yang bisa di syukuri ^^

alhamdulillahirabbil`alamin ^^

Makassar, 12 Januari 2015

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)