When BlackOut Stop your Step

Friday, April 10, 2015

Bismillahirrahmanirrahim.

Akhir-akhir ini Saya sibuk untuk memikirkan tentang applicationku. Saya ingin mendaftar sebagai member committee di salah satu AIESEC di bagian dunia ini. Sebut saja tempat itu adalah AIESEC Korea. Saya mendownload file-file tentang Talent management untuk belajar. Saya juga berkali-kali membaca persyaratan dan pertanyaan-pertanyaan yang harus di jawab dalam application itu.

Setelah galau beberapa hari, akhirnya aku memutuskan untuk mendaftar. Aku pun mengirim email ke MCVP dan LCP di AIESEC Korea. Aku ingin menenyakan berbagai hal seputar talent management terurama bagian current condition. Saya berusaha untuk menghubungi mereka. Saya pun masih bingung akan beberapa pertanyaan dan syarat-syaratnya. Oleh karenanya orang pertama yang kuhubungi sejak tanggal 6 adalah MCPe of AIESEC in Korea.

Lama tak ada jawaban, saya pun tak mau berdiam diri. Kucoba mengirimkan email ke semuanya. Berharap ada balasan. Tanggal 6 april sudah ada yang membalas. Betapa senangnya diri ini. Namun, aku tak langsung membalasnya. Aku masih punya pekerjaan lain yang harus di bereskan. Aku juga masih bingung mau bertanya apa lagi. Aku pun mempersiapakannya dan membalas email itu malamnya. Setelah itu tak ada balasan.

Selanjutnya saya pun mendapatkan balasan email pada tanggal 8 april. Oh senangnya hati ini. Walau tak sesuai expectasi, paling tidak mereka telah berbaik hati membalas emailku. Alhamdulillah. Sesungguhnya expectasiku bisa dibalas oleh LC Full member, namun apa daya cuman 1 yang mebalasanya. Itu juga sudah sebuah kesyukuran.

Selain itu, aku juga merepotkan beberapa orang untuk dimintai endorsement letter. Endorsement Letter adalah semacam surat recomendasi yang di berikan kepada seseorang yang berisi tentang penilaian dan apakah seseorang itu cocok untuk posisi yang akan dia ambil di Member Committee nanti. Yah, begitu deh. Maaf yaahhh All merepotkan.

Aku sudah tak boleh tinggal diam. Aku pun harus menjawab semua pertanyaan yang ada dalam booklet application. Walau tak terlalu tahu kondisi AIESEC Korea sekarang ini, aku tetap bersikeras ingin mengirim booklet applicationnya. Aku pun menjawab semua soal-soal itu hingga pagi hari. Aku tak tidur malam itu. Aku baru tertidur pukul 6 pagi hingga 9 pagi pada tanggal 9 april.

Aku bangun kembali lalu bersiap-siap dan melanjutkan menjawab lagi hingga pukul 12 siang. Alhamdulillah.. semua selesai terjawab pukul 12 siang. Selanjutnya aku istirahat lalu melanjutkannya lagi. Sekarang waktunya untuk mengerjakan hal lain dan mendesain bookletku. Insya Allah bisa selesai pukul 6 dan bisa mengirimkannya pukul 7 malam.

Aku pun mengerjakannya dengan serius walau kadang focusku berubah kearah lain. Aku juga dalam jam kerja. Aku masih punya kerjaan lain. Tapi hari itu, aku mengesampingkan sebagian kerjaanku. Partnerku pun juga mengerti, dan ia pun mengerjakan pekerjaan-pekerjaan kantor. Thank You Anty ^^

Pukul 6, tinggal sedikit lagi aku menyelesaikan booklet ini. Tiba-tiba saja lampu mati. Laptoppun ikut mati. dan aaaaaaaaaa…. sambil senyum-senyum kayak orang gila. “BELUM TER-SAVE”. Aku belum sempat menekan ctrl+S. Dokumentku belum tersimpan lampu juga mati dan tak tahu kapan menyalanya. Ya Allahh….

Akhirnya, aku pun menyerah. Aku pasrah saja. Mungkin Allah swt. belum mengijinkanku kali ini. Aku harus merelakannya. Aku juga harus merelakan waktu begadang yang sudah kuhabiskan untuk mengerjakannya. Antara mau menangis dan bersyukur. Sebelumnya aku memang berdoa “Jika ini akan membuat Hamba jauh dari-Mu, maka janganlah engkau mengizinkan hamba untuk lolos menjadi MCVP”. Bisa jadi ini adalah perwujudan doaku. Bisa jadi juga ini adalah ujian dari-Nya untuk melihat kesungguhanku.

Aku tak dapat meninggalkan tempat kerja, karena masih jam kerja. Sementara deadlinenya adalah jam 8 malam paling lambat harus terkirim. Alhamdulillah… setelah menunggu beberapa lama, pukul 7 lewat beberapa menit lampu pun menyala. Apa daya, aku sudah terlanjur menyerah. AKu membuka laptop dan pekerjaanku benar-benar belum tersimpan.

When you have done your best, the rest is depend on Allah swt.
This is what we called “When the blackout stop your step”

Alhamdulillahirabbil`alamin ^^

Makassar-BTP, 9 April 2105

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)