D Day–Ngabuburit Bareng 30 Anak Yatim (Part 1)

Saturday, July 11, 2015

Bismillahirrahmanirrahim.

Pagi ini, saya bertekad untuk tak telat masuk kantor. Banyak hal yang mesti ku persiapkan sebelum acara kami berlangsung hari ini. Yup, pukul 16.00 sebentar kami akan menyelenggarakan acara buka puasa bersama bareng 30 anak yatim dari panti asuhan At-Tiin. Acara ini telah kami persiapkan sekitar 3 pekan. Alhamdulillah… dana yang terkumpul dapat mencukupi semua kebutuhan yang di perlukan.

Siang menjelang, kami breafing sebentar untuk acara nanti. Saya terlambat masuk meeting. Hmmm… tak ada sesuatu yang spesial dari meeting itu. Saya terus tertawa gara-gara duduk berdekatan dengan mam nana. Beliau sungguh lucu ketika mengatakan sesuatu. Bukan suaranya, bukan pula wajahnya yang lucu, namun candaanya membuat diri ini tertawa bersamanya. Kadang diri ini pun terpancing menambah-nambahkan candaaannya. Astagfirullah… Maaf yaa teman-teman akan kelakuan kami Wajah menangis

Usai meeting, kami pun siap-siap berangkat. Semua hadiah dinaikkan ke mobil. Kami juga beranjak menaiki mobil. Let’s go! kami menuju ke tempat buka puasa yang sudah ditetapkan. Sebelum sampai di tempat tujuan, mobil kami berbelok ke pom bensin yang ada di sebelah kiri. (Untuk isi bensin? iya lah..). Salah! Bukan untuk isi bensin! Bukan! Kami ingin menukarkan uang ke pecahan kecil-kecil. Biasanya di pompa bensin banyak uang 20ribuan.

Setelah memarkir mobil di depan swalayan disana, kami mendelegasikan tugas itu kepada mam nana yang duduk disampingku. Ia pun kemudian beraksi. Pertama-tama ia memasuki swalayan. Tak dapat! Ia pun menjajaki satu-satu tukang jaga pompa bensin di setiap pos-posnya. Mam nana, SEMANGAT!!! SEtelah selesai beraksi, ia pun kembali ke mobil. Walau tak semua bisa tertukar, alhamdulillah, bisa tertukar sebanyak 200ribu rupiah ke pecahan yang lebih kecil. Thanks a lot deh mam nana.

Mobil kembali melaju. Kami menuju ke tempat berikutnya. Yup! Di tempat buka puasa. Alhamdulillah kami sampai juga setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit. Sesampainya disana, ternyata ruangan belum tertata sama sekali. OUch!!!! Akhirnya barulah diatur kursi-kursi itu oleh pihak kami dibatu dengan penanggung jawab tempat tersebut. Beruntung masih sempat tertata rapi sebelum tamu-tamu berdatangan. Alhamdulillah…

Masalah baru kemudian muncul. Anak pantinya belum datang juga. Padahal sudah pukul 4 sore. Kami pun menunggu mereka, namun pukul 4.30 mereka belum juga kunjung tiba. Beberapa tamu sudah menunggu dari tadi. Alhamdulillah… beberapa menit kemudian kumpulan anak-anak mengenakan seragam batik muncul. Yup! Anak pantinya sudah datang. Yeahhh.. Finally bisa mulai acaranya.

Bersambung … ke part 2

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)