D Day–Ngabuburit Bareng 30 Anak Yatim (Part 2)

Sunday, July 12, 2015

Sambungan part 1….

Acara pun berlansung lancar walau ada beberapa yang messi. Saya yang tadinya sudah dihapus dari daftar pemberian sepatah kata, karena miskomunikasi, saya pun tetap mendapat jatah itu. AKhirnya saya naik dan mengucapkan apa saja yang bisa saya laporkan dari panitia. Alhamdulillah.. lancar walau mungkin sedikit berantakan. ahahaha

Kemudian masuklah ke sesi games. Disini anak-anak panti bermain bersama kami. Mereka memainkan 2 games. A Hole in the wall dan make a baloon adalah dua permainan yang dimainkan. Permainan pertama diikuti oleh semua laki-laki. Permainan kedua diikuti oleh para gadis-gadis dari panti asuhan. Lucu-lucu saja kejadiannya. Ada anak yang terlihat sangat innocent, walau ditanya tak menjawab, tak pula ada senyum, Ia hanya diam dan matanya terus memandang orang yang berbicara di depannya. Di games kedua seorang anak menangis. Ia sudah berusaha meniup balon sebesar mungkin lalu meminta temannya mengikatkan ujung balon tersebut. Namun apa yang terjadi, malah sang teman jahil mengkempeskan balonnya . Ia pun merasa sangat kecewa dan dihianati oleh teman tersebut. Akhirnya ia pun marah sebentar dan menangis.

Karena kejadian ini, kami langsung menetapkan pemenang dan memberikan hadiahnya secepat mungkin. Kami meminta muri-murid dari IEC yang hadir untuk memberikan hadiah kepada mereka. Akhirnya.. Ia pun kembali ke tempat duduk sambil menggenggam sebuah hadiah yang terbungku kertas kado warna kuning garis-garis. Suasananya pun kembali meriah setelah hening beberapa menit gara-gara anak yang menangis tadi.

Selanjutnya, memasuki acara puncak, Kami pun akhirnya membagikan hadiah-hadiah yang sudah disiapkan. Hadiah-hadiah tersebut berisi keinginan-keinginan mereka ketika lebaran nanti. Ada yang ingin baju lebaran, sepatu sekolah, ataupun celana jeans. ALhamdulillah.. dana kami mencukupi dan dapat membelikan mereka barang-barang tersebut. Alhamdulillah… walau mungkin harganya tak seberapa, namun paling tidak dapat mewakili keinginan mereka. Aamiin

Acara pun di tutup dengan kultum, dilanjutkan dengan berdoa bersama. Lalu masuklah waktu berbuka. Kami pun makan bersama. Thanks for every single person who attend and partisipate in this event. Semoga Allah swt. membalas setiap kebaikan di dunia ataupun di akhirat. Aamiin

oh iya, pas pulang saya pulang besama temanku. Karena tak ada helm, kami pun berinitiatif untuk mengenakan mukena. BUlan Ramadhan, kita takkan di tahan oleh polisi walau tak mengenakan helm jika menggunakan mukena. Walau sebenarnya ini sedikit pembohongan publik, namun insya Allah tidak merugikan orang lain. Ini hanya sekedar kamuflase. Maaf yaaa…. Alhamdulillah.. Untungnya tak ada polisi. JIka ada, maaf ya pak polisi. Senyum dengan mulut terbuka

Alhamdulillahirabbil`alamin Senyum

Makassar, 11 Juli 2015

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)