Perjalanan panjang pasca lebaran 1436 H

Tuesday, July 21, 2015

Bismillahirrahmanirrahim.

Hampir pukul 10 pagi saya terbangun. Hari ini rencananya kami akan melakukan kegiatan sutin hari ke 2 pasca lebaran. Kegiatan rutin ini, so pasti silaturrahim. Insya Allah.. Kami akan mengunjungi beberapa rumah keluarga.

Menjelang pukul 10 pagi, saya baru bersiap-siap. Harusnya kami berangkat pukul 9. Tapi apa boleh dikata, yang lain belum pada siap termasuk diri saya. hehehe... akhirnya kami pun berangkat pukul 10 lewat beberapa menit.

pertama, kami mengunjungi rumah keluarga di daerah appalaringnge. Untuk mencapainya cukup 15 menit dengan kecepatan 100km/jam mengendarai mobil. Yah.. cukup dekat. Inilah persinggahan pertama yang selalu kami lakukan sekitar 5 tahun terakhir.

Sesampainya disana tak lupa kami bersalam-salaman. Moment hari raya untuk saling memaafkan. Makanan juga sudah ada diatas meja. Setiap tahunnya, disinilah kami makan bersama. Walaupun nantinya kami juga akan disuguhkan makanan di tempat lain.

Uniknya, setiap rumah akan memiliki.ciri khas makanan yang berbeda. Di rumah persinggahan pertama ini, kami makan soto banjar, ayam, ikan bolu, dan daging sapi yang di buat rendang. Alhamdulillah.. makanannya enak. Cuman ngga sempat foto. Soalnya lebih sibuk sama foto-foto bareng sepupu dan kemenakan. hehehe..

Setelah bercengkrama sekitar 1 jam. Kami pun melanjutkan perjalanan ketemlat berikutnya. Di tempat kedua ini adalah rumah inti dari pertemuan hari ini. Setiap tahunnya, semua keluarga akan berkumpul disini. Disanalah kuburan nenek dan kakekku. Cucu-cucu dan anak-anaknya pun wajib berkunjung ke sana. Salah satu tanteku tinggal disana. Asyiknya beliau. Setiap tahun rumahnya akan ramai oleh kami. Alhamdulillah...

Namun, kali ini tak sebanyak tahun lalu. Ada beberapa keluarga yang berhalangan hadir. Mungkin tahun ini mereka menghabiskan waktu di rumah mertua. Rata-rata yang tak hadir adalah yang telah berkeluarga. Walau begitu kami tetap menikmati kebersamaan kami. Saya bisa berkumpul dan bercanda gurau sejenak dengan sepupu-sepupu serta kemenakan-kemenakan dari sepupuku.adalah suatu waktu yang sangat menyenangkan dan membahagiakan. Dan itu sangat patut disyukuri.

Oh iya, berbicara masalah makanan disini lain juga. Makanan khas yang akan disajikan disini adalah nasu palekko (bebek yang dimasak dengan rempah-rempah pedas) dan es buah. Selain itu, kali ini ada pisang dan coklat. eemmmm... Yummmyyyyy ;) Alhamdulillah.. So pasti ngga ketinggalan foto-foto bareng sepupu.

Uniknya bertambah lagi 2 tahun terakhir. Setiap tahun keluarga kami akan menyewa sound system untuk karokean. So, di rumah kedua akan ada sesi karokean. Yang mau nyanyi silahkan. Nyumbang lagu dan suara sepuasnya deh. Mau bagus mau ngga terserah ente. Kadang saya ketawa sendiri mendenvar mereka menyanyi. hhehehe.. maaf yaa..

Acara inti dari pertemuan ini adalah ziarah kubur. Kami semua diarahkan untuk mengunjungi makam nenek dan kakek. Ini dilakukan agar kelak kami tak melupakan nenek dan kakek kami. Saya pun sebenarnya tak tahu kakekku siapa. Saya hanya tahu nenekku. Karena hanya nenekku saja yang sempat saya temui.ketika kecil. Bahkan saya lumayan dekat dengan mereka. Ini juga salah satu ajang memperkenalkan kami dengan leluhur kami. Walaupun ujung-ujungnya saya masih tetap tak bisa tahu kakek saya siapa. Dan ternyata, selama ini kuburannya ada di dekat kuburannya nenek. Bahkan namanya pun diri ini tak tahu hingga sekarang. Sempat di bahas oleh sepupuku namun saya lupa namanya siapa.. hehehe...

Setelah itu, kami pun kembali ke rumah ke-2. Kami bercengkrama kembali. Hampir pukul 3, kami pun melanjutkan perjalanan. Kini menuju ke rumah berikutnya. Nama daerahnya lupa. Di rumah ini, kami disuguhkan dengan sop dan buras serta ikan mas. Alhamdulillah...
"Maka nikmat tuhanMu yang manakah yang kamu dustakan?"

sungguh... Tak ada nikmat yang dapat di dustakan. Tak lebaran saja pasti Allah swt. menyediakan makanan pula untuk kita. Alhamdulillah.. lebaran lebih banyak lagi. Kita juga patut bersyukur karena kita bisa menjalani hari raya dengan rasa aman. Aman dan tentram dari gangguan perang ataupun hal lainnya. Mari kita doakan saudara kita yang tak seberuntung kita saat ini. Semoga mereka dapat merasakan ketenangan batin kala lebaran ini dan seterusnya. Aamiin

Tak lama di rumah tersebut. Kami melanjutkan lagi ke rumah berikutnya. Disana di suguhkan sirup rasa jeruk. Alhamdulillah.. Namun, kami tak dapat berlama-lama disana. Kami memiliki agenda tambahan dibandingkan yang lain. Kami harus mengunjungi makam kakek dari ibu. Sebelumnya adalah kunjungan makam kakek dan nenek dari ayah.

Kami pun melanjutkan perjalanan. Saya hanya bisa melihat-lihat. Ayah yang mewakili menyiram kuburan. Itu sudah cukup. Kalaupun kami mau menyiramnya juga tak ada masalah. Tak ada yang perlu di permasalahkan. Yang penting, kiriman doa untuk mereka yang telah mendahului kita menghadap-Nya.

Setelah lelah berkeliling, akhirnya kami kembali ke rumah. Alhamdulillah.. ketemu kasur atau sofa empuk lagi di rumah tante. Hufffttt... perjalanan yang melelahkan. Walau melelahkan, mengisi hati yang kosong dengan kebahagiaan ;)

Malamnya, lanjut lagi. Saya sudah janji untuk mengunjungi keluarga yang tak jauh dari rumah. Bisanya kami memang mengunjunginya di malam hari selepas sholat isya. Cukup berjalan 10 menit untuk sampai di rumah tersebut. Makanan khasnya tak seperti rumah sebelumnya, atau mungkin tak ada yang khas. Namun kuenya enak, makanannya pun enak-enak. ;)

Alhamdulillahirabbil'alamin ;)

Soppeng, 18 Juli 2015

You Might Also Like

0 komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)