Jumat, 31 Juli 2015

,

Alhamdulillah.. Kemarin dapat HP baru. Tepatnya tanggal 29 Juli 2015. Nothing special. I just want to write it here. This phone bought by my sister. I told to them to buy this one,xiaomi mi4i. At the first time, I show this phone, I'm impressive. But when hands on in my hand, I'm not really impressive. Why? Because many things not as my expectation. No gestures that we can use to make application easily to access. The camera also, I don't know. Seems like not work well for me. But when in other hand, the result quite good.

Maybe this is because new phone. I need to explore more. Need to find the hidden things to make my expectation come true and make me more usual to use the system. I just need to explore more to falling in love with this phone. Seperti kata pepatah: "Tak kenal, maka Tak sayang. So, ta'aruf lah.. Biar kenal.."

Just explore more! May you find a hope and solution!!!

Makassar-Antang, 31 Juli 2015

Rabu, 22 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Usai magrib, saya segera menuju ke parkiran. HPku berdering. Ada panggilan masuk. Saya berusaha mengangkatnya.
"Hallo.. Assalamualaikum ija" ucapku di telfon.
"Hallo.. wa'alaikum salam" ucapnya. "Dimanami?"tanyanya.
"Saya sudah di parkiran. tunggu.. saya sudah mau berangkat ke sana" ucapku.
"Ya? Hallo.. dimana?" tanyanya ulang. Nampaknya suaraku tak kedengaran. Saya pun mengulang ucapanku. Saya harus mengulang ucapannya hingga 3 kali. Sinyal amat jelek, mungkin ada gangguan.

Kami pun menutup telfon. Saya buru-buru mencari motorku. Saya berjalan di sepanjang parkiran. Dimana ya motornya tadi? ucapku dalam hati. Aha! Itu dia! Akhirnya ketemu. Alhamdulillah..

Dengan segera saya melajukan motorku. Ingin rasanya cepat-cepat sampai. Tak sabar ingin bertemu ija chan. Saya pun menuju ke rumahnya.

Selasa, 21 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Siang ini, saya berangkat menuju ke kantor. Eitss.. bukan karena sudah masuk kerja. Saya masih libur hingga hari rabu. Kamis baru masuk kembali.

Kali ini saya ingin mengambil motor di kantor. Kemarin sebelum mudik saya menitipkannya disana. Kunci dipegang sama penyewa ruko alias bosku. Tak enak rasanya mengganggu mereka siang-siang begini. Sungguh! Apa boleh dikata, saya tetap harus mengambil motor tersebut. Kakak tak mau pulang jika tak ada motor itu. Akhirnya saya pun ditugaskan untuk menjemputnya.

Alhasil, saya harus menunggu sekitar 20 menit untuk mendapatkan kunci kantor. Saya menelfon sir sani. Nampaknya beliau baru bangun.
"Hallo sir saya sudah di IEC" ucapku di telfon.
"Halo. sudah di IEC?" tanyanya lagi dengan nada suara yang kurang tinggi. Seperti suara orang yang baru bangun. Hampir saja tak kedengaran jelas apa yang ia katakan. Samar-samar diri ini mendengarnya.
"iya sir. Maaf mengganggu sir" ucapku dan saya pun harus mengulanginya hingga 2x.
klik... telfon pun ditutup.

Setelah 20 menit, mam yuni datang. Alhamdulillah.. ternyata mam yuni yang datang..Syukurlah. Maaf mam yuni mengganggu tidurnya.. maaf sekali.. saya tak punya pilihan lain. Saya pun masuk setelah membuka kunci pintu. mam yuni pun berlalu pergi.

Adzan berkumandang. Saya menyempatkan diri untuk sholat ashar. Sore ini saya ada janji ketemuan dengan teman lama. Lama tak jumpa dengannya. Kami akan makan ice cream bersama.

Usai sholat, saya langsung cepat-cepat meluncur. kusadari diri ini telat dari perjanjian. Maafkan daku iyaad. Tak bermaksud.

Sesampainya di tempat pertemuan, saya pun mengantri. eh, lupa kalau tak bawa uang. Saya pun segera ke atm. lumayan.jauh juga ATM centernya. Selepas mengambil uang, langkah ini buru-buru kembali ke tempat pertemuan.

Ternyata iyad sudah disana. Ia sudah menungguku sedari tadi. Mungkin 1 jam yang lalu. Astagfirullah.. maap.. maap.. :'( malulah diri ini rasanya.

"Lamata kak? kenapa lama sekali?" Ucapnya lalu tersenyum. saya hanya bisa tersenyum dan mengantri.
"mau pesan ice cream apa?" tanyaku di line. Ia duduk tak jauh dari tempatku berdiri. Namun diri ini tak mampu untuk melangkah dan memanggilnya. Suara ini pun rasanya akan tertelan. Tak enak juga untuk berteriak. Ditambah lagi, dia yang serius nge-chat dengan seseorang disana.
"sembarang" chatnya. oke sipp.

Beberapa menit kemudian, tibalah giliranku memesan. Saya memesan 2 ice cream dan ice milo sedang. Saya harus menunggu pesanan sampai datang. Saat pesanan ada, saya membawanya ke meja dimana iyad duduk. Kami pun bisa menikmati ice cream.

Tak lama teman iyad datang. Iyad juga mulai bercerita. Kini kami dalam sesi curhat. Kami mendengarkan iyaad bercakap-cakap. Tak lama saya telah mendapat teman baru. Baru saja kami kenalan dan kami pun akrab. Tamiko namanya. Walau kadang-kadang masih ada moment akwardnya sedikit. hehehe...

Thanks for today. Alhamdulillah.. dpaat teman baru. Cerita kami berlangsung hingga magrib menjelang. Kami pun beranjak untuk sholat magrib. Usai sholat kami bertemu lagi dengan teman lama, sabri dan yuyun. Mereka akan menonton film yang lagi hits "surga yang tak dirindukan". Semoga mendapatkan pelajaran berharga.

Dari mesjid, kami pun berpisah. Saya harus melanjutkan kunjunganku. Saya sudah berjanji untuk berkunjung ke rumah teman selepas magrib. Terima kasih jihad dan tamiko atas waktunya hari ini. Terima kasih telah sharing cerita dan mempercayakan diriku untuk menjadi teman untuk mendengar curhatmu. Semoga segala masalah dimudahkan oleh Allah swt. Aamiin..

Kawan, jika hatimu berasa kosong
Isilah dengan Asma-Nya
Bacalah Al Qur'an
Ingatlah Dia senantiasa
Agar hatimu tenang

Ingatlah! Hanya dengan mengingat Allh hati menjadi tenang ;)

Alhamdulillahirabbil'alamin

Makassar-McD Mari, 20 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Aduh hari libur! Masih libur! Bukan ngeluh yaa ini.. tapi yahh.. kayak ngeluh juga sih. eh.. apaan sih.. GJ alias nggak jelas. Yah.. beginilah saya pagi ini. Ngga jelas. Tidur mulu sampai siang menjelang.

Malas-malasan takkan membuatmu sukses kawan. Astagfirullah... saya pun membuka sosmed. Mencari sesuatu yang bisa di konsumsi.
R(reader): Hah? Emang bisa makan di sosmed?
E: lho kamu ngga tahu?
R:Emang bisa makan apa? Masa makan di sosmed.
E: hmmm... banyak kok. Bisa kenyang mata ngeliatin status&fotonya orang. Bisa juga kenyang ilmu. Yahh.. tergantung situ mau kenyangnya gimana.
R: ????? (bingung dia)

Saya harap teman-teman tak seperti percakapan diatas. Saya harap teman-teman tak ikut kebingungan. Namun jika bingung saya dengan senang hati menjelaskan maksudnya. Semoga teman tidak bingung lagi.

Jadi teman, sesungguhnya sosial media kita sangatlah banyak manfaatnya. Dia bisa membawa kita kepada hal positif bisa pula negatif. Setuju? Nah, jika kita pandai mengolah informasi maka tentu kita akan memilah dan memilih yang bagus-bagus saja. Sama halnya ketika kita membeli buah. Buah apel misalnya. Tentu kita akan memilih yang bagus dan paling bagus menurut pandangan kita.

So, teman bijaklah dalam memakan informasi yang ada di sosmed. Lebih bagus lagi jika kita menggunkan semua sosial media kita untuk belajar, berbagi, apa lagi ilmu agama terutama agama islam. Belajar menambah ilmu, berbagi menebarkan ilmu. Tak ada ruginya kan?

Hmm.. pernah dengar "sampaikanlah walau 1 ayat". Nah itu dia. Jika kita mau cerdas lagi, kita membaca lalu menshare postingan-postingan yang mengajak kepada kebaikan, yang mengandunv hikmah dan ilmu agama serta hadis dan Ayat Al-Qur'an maka itu lebih bagus lagi. Selain menambah ilmu, kita juga dapat menambah amal. Siapa tau saja ada orang lain yang membaca postingan kita lalu mengerjakannya. Nah, pahalanya tak putus tuh, jika ia terus mengerjakannya. Istilahnya ilmu dapat amal dapat, dunia dapat akhirat pun tak ketinggalan. Iya kan?

Kalau kami menshare, tak perlu khawatirlah apa kata orang. Toh niat kita baik untuk menebarkan ilmu. Apalagi kalau niat kita sudah karena Allah swt. tak perlu merasa risih atau sungkan. Kalau mau diblokir dari pertemanan.. yaa.. terserah juga, yang jelas bukan kita yang memblokir karena ingin memutuskan tali persaudaraan (pertemanan). Kan Allah swt. tak suka jika kita memutuskan silaturrahim ;)

Tetaplah berusaha menyampaikan. Toh tugas kita hanyalah menyampaikan! Ada kok disebutkan dalam Al-Qur'an. So, tak perlu khawatir lagi. Tak ada paksaan juga jika tak mau mengikuti. Yang jelas tugas kita beres deh! Tapi yang lebih mulia adalah melakukannya karena Allah swt. Luruskan niat dari sekarang. Berdoalah agar setiap kebaikan dan ibadah kita hanya karena-Nya, karena kita ingin taat kepada-Nya, bertakwa kepada-Nya, dan ingin meraih cinta-Nya. Oleh karenanya, kita melakukan apa yang Dia cintai dan meninggalkan apa yang Dia tak sukai walaupun nafsu ini tak suka.

Semoga kita termasuk kedalam golongan orang-orang yang dicintai oleh Allah swt. aamiinn

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Makassar, 20 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Hari ini saya dan kakak melanjutkan perjalanan kami kembali. Kali ini kami harus kembali ke makassar. Family time pun akhirnya harus berakhir. Terima kasih atas waktu dan bantuannya semua.

Sebelum kami berangkat sempat terjadi masalah sedikit. Tak ada supir. Waduh! Gimana caranya kita berangkat ini? Berkat bantuan sepupu, kami pun mendapatkan supir. Alhamdulillah.. dan perjalanan kami pun akhirnya dimulai.

Kali ini kami berangkat sekitar pukul 11 pagi menjelang siang. Tak biasanya begini. Dulu kami akan berangkat malam hari. Paling tidak sore atau habis isya.

Kali ini saya menikmati perjalanku. Karena siang hari jalanan dan sekitarnya terlihat jelas. Jalanan menuju makassar berkelok-kelok. Inilah yang kadang membuatku berpikir untuk pulang.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Hampir pukul 10 pagi saya terbangun. Hari ini rencananya kami akan melakukan kegiatan sutin hari ke 2 pasca lebaran. Kegiatan rutin ini, so pasti silaturrahim. Insya Allah.. Kami akan mengunjungi beberapa rumah keluarga.

Menjelang pukul 10 pagi, saya baru bersiap-siap. Harusnya kami berangkat pukul 9. Tapi apa boleh dikata, yang lain belum pada siap termasuk diri saya. hehehe... akhirnya kami pun berangkat pukul 10 lewat beberapa menit.

pertama, kami mengunjungi rumah keluarga di daerah appalaringnge. Untuk mencapainya cukup 15 menit dengan kecepatan 100km/jam mengendarai mobil. Yah.. cukup dekat. Inilah persinggahan pertama yang selalu kami lakukan sekitar 5 tahun terakhir.

Sesampainya disana tak lupa kami bersalam-salaman. Moment hari raya untuk saling memaafkan. Makanan juga sudah ada diatas meja. Setiap tahunnya, disinilah kami makan bersama. Walaupun nantinya kami juga akan disuguhkan makanan di tempat lain.

Uniknya, setiap rumah akan memiliki.ciri khas makanan yang berbeda. Di rumah persinggahan pertama ini, kami makan soto banjar, ayam, ikan bolu, dan daging sapi yang di buat rendang. Alhamdulillah.. makanannya enak. Cuman ngga sempat foto. Soalnya lebih sibuk sama foto-foto bareng sepupu dan kemenakan. hehehe..

Setelah bercengkrama sekitar 1 jam. Kami pun melanjutkan perjalanan ketemlat berikutnya. Di tempat kedua ini adalah rumah inti dari pertemuan hari ini. Setiap tahunnya, semua keluarga akan berkumpul disini. Disanalah kuburan nenek dan kakekku. Cucu-cucu dan anak-anaknya pun wajib berkunjung ke sana. Salah satu tanteku tinggal disana. Asyiknya beliau. Setiap tahun rumahnya akan ramai oleh kami. Alhamdulillah...

Namun, kali ini tak sebanyak tahun lalu. Ada beberapa keluarga yang berhalangan hadir. Mungkin tahun ini mereka menghabiskan waktu di rumah mertua. Rata-rata yang tak hadir adalah yang telah berkeluarga. Walau begitu kami tetap menikmati kebersamaan kami. Saya bisa berkumpul dan bercanda gurau sejenak dengan sepupu-sepupu serta kemenakan-kemenakan dari sepupuku.adalah suatu waktu yang sangat menyenangkan dan membahagiakan. Dan itu sangat patut disyukuri.

Oh iya, berbicara masalah makanan disini lain juga. Makanan khas yang akan disajikan disini adalah nasu palekko (bebek yang dimasak dengan rempah-rempah pedas) dan es buah. Selain itu, kali ini ada pisang dan coklat. eemmmm... Yummmyyyyy ;) Alhamdulillah.. So pasti ngga ketinggalan foto-foto bareng sepupu.

Uniknya bertambah lagi 2 tahun terakhir. Setiap tahun keluarga kami akan menyewa sound system untuk karokean. So, di rumah kedua akan ada sesi karokean. Yang mau nyanyi silahkan. Nyumbang lagu dan suara sepuasnya deh. Mau bagus mau ngga terserah ente. Kadang saya ketawa sendiri mendenvar mereka menyanyi. hhehehe.. maaf yaa..

Acara inti dari pertemuan ini adalah ziarah kubur. Kami semua diarahkan untuk mengunjungi makam nenek dan kakek. Ini dilakukan agar kelak kami tak melupakan nenek dan kakek kami. Saya pun sebenarnya tak tahu kakekku siapa. Saya hanya tahu nenekku. Karena hanya nenekku saja yang sempat saya temui.ketika kecil. Bahkan saya lumayan dekat dengan mereka. Ini juga salah satu ajang memperkenalkan kami dengan leluhur kami. Walaupun ujung-ujungnya saya masih tetap tak bisa tahu kakek saya siapa. Dan ternyata, selama ini kuburannya ada di dekat kuburannya nenek. Bahkan namanya pun diri ini tak tahu hingga sekarang. Sempat di bahas oleh sepupuku namun saya lupa namanya siapa.. hehehe...

Setelah itu, kami pun kembali ke rumah ke-2. Kami bercengkrama kembali. Hampir pukul 3, kami pun melanjutkan perjalanan. Kini menuju ke rumah berikutnya. Nama daerahnya lupa. Di rumah ini, kami disuguhkan dengan sop dan buras serta ikan mas. Alhamdulillah...
"Maka nikmat tuhanMu yang manakah yang kamu dustakan?"

sungguh... Tak ada nikmat yang dapat di dustakan. Tak lebaran saja pasti Allah swt. menyediakan makanan pula untuk kita. Alhamdulillah.. lebaran lebih banyak lagi. Kita juga patut bersyukur karena kita bisa menjalani hari raya dengan rasa aman. Aman dan tentram dari gangguan perang ataupun hal lainnya. Mari kita doakan saudara kita yang tak seberuntung kita saat ini. Semoga mereka dapat merasakan ketenangan batin kala lebaran ini dan seterusnya. Aamiin

Tak lama di rumah tersebut. Kami melanjutkan lagi ke rumah berikutnya. Disana di suguhkan sirup rasa jeruk. Alhamdulillah.. Namun, kami tak dapat berlama-lama disana. Kami memiliki agenda tambahan dibandingkan yang lain. Kami harus mengunjungi makam kakek dari ibu. Sebelumnya adalah kunjungan makam kakek dan nenek dari ayah.

Kami pun melanjutkan perjalanan. Saya hanya bisa melihat-lihat. Ayah yang mewakili menyiram kuburan. Itu sudah cukup. Kalaupun kami mau menyiramnya juga tak ada masalah. Tak ada yang perlu di permasalahkan. Yang penting, kiriman doa untuk mereka yang telah mendahului kita menghadap-Nya.

Setelah lelah berkeliling, akhirnya kami kembali ke rumah. Alhamdulillah.. ketemu kasur atau sofa empuk lagi di rumah tante. Hufffttt... perjalanan yang melelahkan. Walau melelahkan, mengisi hati yang kosong dengan kebahagiaan ;)

Malamnya, lanjut lagi. Saya sudah janji untuk mengunjungi keluarga yang tak jauh dari rumah. Bisanya kami memang mengunjunginya di malam hari selepas sholat isya. Cukup berjalan 10 menit untuk sampai di rumah tersebut. Makanan khasnya tak seperti rumah sebelumnya, atau mungkin tak ada yang khas. Namun kuenya enak, makanannya pun enak-enak. ;)

Alhamdulillahirabbil'alamin ;)

Soppeng, 18 Juli 2015

Jumat, 17 Juli 2015

,

Layaknya hari raya adalah waktu yang tepat untuk bersilaturrahim. Jika ada yang tak melakukan itu, maka itu baru aneh namanya. Silaturahim memang ibadah rutin yang selalu dilakukan hari ini. Satu persatu rumah keluarga dan tetangga di kunjungi.

Hari ini saya hanya bisa mengunjungi 3 rumah. Yang pasti menikmati hidangan di rumah orang lain rasanya terasa lezat dibandingkan di rumah sendiri. Oleh karenanya, jika lapar, saya akan langsung berkunjung ke rumah tetangga atau saudara. hehehhe..

Malam menjelang. Kami menuju ke sengkang. Disana kami akan mengunjungi keluarga kakak ipar tertua, suami dari kakak tertuaku. Sengkang adalah salah satu daerah di sulawesi selatan. Bisa dibilang kota yang mirip dengan makasaar dan juga kota fashion. Menurutku.

Dalam perjalanan, saya menikmati angin malam yang dingin. 1 mobil dengan duduk berdempet-dempetan dan bertumpuk-tumpuk. Saya duduk di tengah-tengah. Saya juga menikmati bintang bertaburan di langit. Jika di kampung halaman bisa menyaksikan.bintang lebih banyak. Hal ini disebabkan proyeksi cahaya ke langit lebih sedikit dibandingkan di kota yang bertaburan cahaya. oleh karena itu, bintang lebih terlihat banyak di sini. Saya sangat menyukainya.

Tak terasa pikiran ini melamun jauh. Saya tengah membayangkan banyak hal. Terkadang saya senyum sendiri. Orang-orang tak melihatnya karena gelap.

Pikiran ini pun sampai kepada permasalahan hidup. Saya seakan-akan berhadapan dengan temanku dan akan memberinya nasehat. Ia seakan-akan curhat di depanku. Saya mendengarkan dan memikirkan apa yang harus ku katakan.

Pada akhirnya, saya pun mendapatkan.pelajaran hidup.
"if you take it easy, you can enjoy it more. as same as life, if you take it easy, you can enjoy your life more. Your life it's depend on your feeling" -evhy, 170715-

Saya memikirkan bahwa permasalah hidup yang kita hadapi kadang kala tergantung cara kita menyikapinya dan membuat perasaan yang seperti apa terhadapnya. Saya pun kemudian ingin mengatakan padanya bahwa diri ini pernah memiliki perasaan yang sama. Perasaan gelisah, perasaan hamba, dan menyalahkan tuhan terhadap kegagalan atau pun nasib yang menimpa hidup ini. Sesungguhnya permasalahan kita pernah sama walau berbeda situasi dan kondisi. Permasalahannya sebenarnya berada pada perasaan yang tengah dirasa. Bila saya mampu mengatasi perasaan itu, berarti dia pun bisa. Bila rasa yang dirasakan adalah sama berarti masalah kita sama. Bila masalah sama berarti solusinya bisa sama. Saya pernah mengalami hal itu dan kini masa itu telah berlalu..Alhamdulillah.. kini saya mampu mengatasi dan menemukan obat ping mujarab untuk itu.

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah menerima. Ya.. menerima! Menerima diri kita, menerima hidup kita, menerima nasib dan permasalahan yang kita hadapi. Feeling greatfull for every single things in our life. Itulah proses menuju syukur. Ketika kita bisa menerima kita akan sadar siapa diri ini sebenarnya. kita akan tahu bahwa hidup ini ada dalam gengaman pencipta-Nya. Kita akan sadar akan dosa-dosa yang selama ini kita lakukan. Kita akan sadar akan kesalahan-kesalahan yang kita lakukan. Lalu kita pun akan bertaubat dan berserah diri pada-Nya. Rasakan sensasinya sendiri. Karena sensasinya dahsyatnya hanya bisa dirasakan sendiri tak bisa diwakilkan.
Inilah pelajaran sepanjang jalan. Alhamdulillah... kini kami pun telah sampai di tempat tujuan. Tak lupa memberi salam lalu memasuki rumah. Tak lupa pula meraih tangan tuan rumah, bersalaman sambil mencium tangan. Itulah tradisi keluarga kami jika bersalaman denga keluarga yang lebih tua berdasarkan silah-silah kekeluargaan. Di meja sudah terlihat makanan. Mataku sudah tertuju sama martabak yang ada di sana. Ohhh.. itu terlihat lezat. Saya pun mengambil kursi dan duduk tepat di samping meja tersebut.

Tak lama ada ijin untuk memakan makanan itu. Saya pun langsung mahapnya. Emmmm... Yuuummmmyyyy... Alhamdulillah.. enak tenan rek.. Selang beberapa menit ketika martabak hampir habis (saya cuman makan 2 lhoo yaa.. yang lain pada makan juga. Buka saya yang habisin.. *pembaca:ngga ada yg nanya mbak), makanan lain pun bermunculan. Sop kondro, burasa, palopo', dan tumbu-tumbu menghiasi meja makan di ruang tamu. Di meja sebelahnya yang lebih rendah juga terdapat kue kering di toples. Ada juga air minum di sana. Alhamdulillah... Terima kasih Ya Allah..

Alhamdulillahirabbil'alamin.

Makassar, 17 Juli 2015

,

Bismillahirahmanirrahim.

Selamat hari raya Idul Fitri 1436 H
Maaf lahir batin semuanya..

Dihari yang fitri ini keluarga berkumpul
Tangan-tangan berjabat
Menyambung silaturrahim
Tanda maaf telah terukir

Senangnya hati melihat mereka
Sedih pula melihat mereka
Kami bersuka ria karena hari yang fitri
Mereka berduka di hari yang fitri

O Allah... Ya Allah...
Kami memohon perlindunganMu
Kami memohon Cinta dan Kasih sayangMu
Engkau Maha Pengasih & Penyayang
Cintailah kami ;)

Yaa Allah... pertemukan kami denga ramadhan yang akan datang. Aamiin

Alhamdulillahirabbil'alamin

Makassar, 17 Juli 2015

Kamis, 16 Juli 2015

,

Saya tengah duduk di dalam sebuah gedung. Gedung itu adalah mesjid. Saya hanya dapat duduk di bagian luar. Maklum sebagai wanita setiap bulan akan kedatangan tamu. Kami pun tak boleh memasuki area ibadah dalam mesjid. Yah.. Begitulah wanita.

Tak ingin menyia-nyiakan waktu. Saya melanjutkan bacaan bukuku. Saya sangat suka sekali membacanya. Kali ini saya membaca buku berjudul "Man Shabara Zhafira". Sebenarnya kemarin-kemarin saya tak tahu artinya apa. Hanya saja buku ini bagus kala saya melihat testimoni-testimoni dari orang-orang yang membaca buku ini. Salah satunya ippo santosa. Penulisnya sudah menulis puluhan buku. Dan kini penulisnya masuk dalam daftar penulis favoriteku. Belakangan pun saya tahu artinya dari seorang teman. Arti dari judul buku ini adalah Orang sabar akan beruntung. (Semoga tak salah yahh artinya, jika salah mohon dikoreksi di bagian komentar)

Satu yang sangat menarik kali ini. Saya membaca paragraf tentang cara mengatasi hati yang sedang sedih. Saya sangat ingin menuliskannya. Penulisnya berkata jika ia sangat yakin. Dengan PD, saya juga sangat yakin dengan cara itu. Itu adalah cara effectif mengatasi rasa sedih. Saya sudah membuktikannya. Apakah itu? Penasaran? Ngga? Ya.. Udah... Eh, tapi saya tetap bakalan ngasih tahu.

So, cara effective untuk mengatasi hati yang sedang sedih adalah dengan mencari kesibukan apa saja yang membuat kita melupakan kegalauan ataupun kesedihan itu sendiri. Dengan menyibukkan diri dengan hoby atau kegiatan positif makan kita akan segera lupa dengan kesedihan kita. Kita pun bisa lebih produktif dalam hidup karena bisa jadi hobby atau kegiatan positif itu yang mengantarkan kita pada kebahagiaan.

Salah satu contohnya adalah menulis. Banyak kegiatan lain yang lebih positif tentunya. Namun, saya lebih suka menulis. Selain curhat, bisa menjadi teman meluapkan semua ide, semua dapat ditampung tanpa harus merasa bersalah. Bisa di share ataupun konsumsi pribadi. Menulis membuat otak dan tangan bekerja secara bersamaan. Oleh sebabnya, kita takkan punya waktu untuk berpikir dan melakukan hal lain yang tak bermanfaat.

Dulu saya pernah dilanda galau yang berkepanjangan. Lama diri ini menganggur dan tak ada kerjaan. Bosan rasanya di rumah. Apalagi jika membuka sosmed dan melihat aktifitas-aktifitas teman-teman. Ada yang lagi packing bersiap merantau, bersiap traveling. Ada yang lagi asyik tamsya atau liburan. Ada yang lagi asyik kuliah, atau lagi asyik berkumpul bersama teman-teman. Pikiran-pikiran negatif pun merasuki. Renungan-renungan tak berguna mulai merasuki. Namun, aku tersadar bahawa sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan.

Yup! Saya pun memutuskan menulis. Terserah otak ini tengah memikirkan apa dan ingin menuliskan apa. Bahkan status teman pun dapat menjadi sebuah tulisan. Seorang comedian pernah mengatakan bahwa ketika kita galau otak kita lebih kreatif. Itulah yang saya rasakan. Jadi kegalauan itu diarahkan ke hal positif. Jika kita berkarya saat kita galau, biasanya karyanya akan lebih bagus. Sama halnya jika kita mendengar lagu, biasanya lagu yang indah itu tercipta ketika sang pencipta tengah galau. Makanya banyaklah tercipta lagu-lagu galau dan sedih yang cukup memikat liriknya.

So, teman-teman yang sedang dilanda kegundahan. Jadikan waktu luangmu menciptakan karya-karya. Jangan jadikan waktu luangmu terbuang percuma. Bisa jadi teman-teman kita yang tengah asyik bekerja sebenarnya mereka menginginkan waktu luangmu untuk mengerjakan hobby mereka. Namun apa daya, mereka tak punya waktu untuk itu. Jadi teman jangan pernah berkecil hati. Mumpung masih punya banyak waktu luang, gunakan untuk melakukan hobby yang engkau sukai atau menciptakan hobby dan kebiasaan baru yang positif. Daripada galau mendingan actionkan? Yang paling murah dan tak perlu merogoh isi dompet yaaa.. Nulis deh! Atau hafal Al-Qur'an lebih mantap tuh!

Selamat memanfaatkan waktu luang kawan!

Alhamdulillahirabbil'alamin ;)

Makassar, 15 Juli 2015

Rabu, 15 Juli 2015

,

Kebiasaanku mendengarkan music memang kadang menyita waktu. Hari ini says sedikit-sedikit mengubah kebiasaan. Saya menghapus music yang ada di hpku. Saya berusaha menggantinya menjadi murottal. Saya tak bermaksud untuk riya dengan menuliskan ini. Saya hanya ingin menuliskan sejarah hijrah kecilku. Memulai sesuatu dari yang kecil-kecil dan dasar. Menulis adalah salah satu semangatku melakukan sesuatu. Oleh karenanya, saya sangat berharap menuliskan setiap niat baik dari diriku sekecil apapun itu bisa membuatku lebih semangat melakukannya. Saya juga berharap dengan menuliskannya.. Suatu saat bisa menjadi inspirasi banyak orang. Inspirasi bahwa berubah menjadi lebih baik itu bisa dimulai dari hal-hal kecil dan mendasar sesuai dengan prubahan yang ingin kita tuju.

Saya sangat ingin menjadi hafidz Al-Qur'an 30 Juz yang mampu memahami maknanya, mangamalkannya, dan semoga mampu mengajarkannya. Saya ingin menjadi sebaik-baik manusia di dunia seperti yang Allah swt. perintahkan melalui sabda kekasih tercinta Rasulullah saw.
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya" (HR. Bukhari).
"Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia (lainnya)" (HR. Thabrani)

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Semoga yang membaca tulisan ini dapat diberi hidayah dari-Nya, melakukan hijrah-hijrah kecil untuk perubahan yang lebih baik, mendapat rahmat dan ridho-Nya, serta dimudahkan dalam setiap hijrah kebaikan yang diinginkan dan dilakukan. Semoga Allah swt. juga memberikan keberkahan, ridho-Nya, dan jalan kemudahan bagiku untuk setiap hijrah dan niat baik yang kulakukan. Aamiin..

Hijrah-hijrah kecil yang dilakukan lama kelamaan akan bertumpuk sehinnga menjadi besar dan menjadi kebiasaan kita. Jika selama ini kita terlalu banyak melakukan dosa-dosa kecil yang jika ditumpuk akan menjadi banyak pula, mengapa tidak kita melakukan hijrah-hijrah kecil dan kebaikan-kebaikan kecil yang jika di tumpuk akan banyak pula. Mari memperbaiki diri menuju jalan kemenangan dan kemuliaan-Nya yakni jalan menuju pertemuan dengan-Nya di surga kelak sesuai dengan tuntunan yang telah diberikan oleh Allah swt. melalui Al-Qur'an dan As-Sunnah yang Sahih. Aamiin.

Alhamdulillahirabbil'alamin

Makassar, 15 Juli 2015

,

today, just got 2 free books from.my sister. aaahhh.. so so happy.. thanks for support me to increase my knowledge. love you so much.. as always.. because of Allah swt. aamiin..

Selasa, 14 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Pixel Berbuka_1390Masih diacara yang sama, buka puasa angkatanku. Sebelumnya kami sudah menuliskan kebahagiaan yang pernah kami alami dalam tulisanku “Bahagia itu sederhana”. Kini kami beranjak ke aktifitas selanjutnya. Usai meraih kebahagian, tentu kita masih memiliki harapan-harapan yang ingin diwujudkan.

Kali ini ‘bapak angkatan’ alias ketua angkatan mengajak kami untuk menuliskan 1 harapan kami di kertas unik. Kertas tersebut berbentuk daun. Usai menulis daun-daun itu pun harus ditempelkan di pohon harapan. Awalnya saya bingung harus menuliskan apa. Saya bertanya-tanya pada diri sendiri. “Apa yang harapanku? Apa ya yang kuinginkan didunia ini?”. Pertanyaan ini masih saja bergelut dipikiranku.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Pixel Berbuka_3313Kemarin saya menghadiri acara buka puasa bersama angkatanku. Kali ini konsep buka puasa kami adalah buka bersama anak yatim. Sebelumnya konsepnya adalah membawa sumbangan yang terkumpul langsung ke panti asuhan. Kemudian kami pun akan berkumpul dan berbuka puasa bersama di tempat yang telah ditentukan. Kali ini ‘bapak & ibu angkatan’ menginginkan hal yang berbeda. Mantap sekali! Sungguh menyukai konsep kali ini. GOOD JOB ‘bapak & ibu angkatan’.

Ketika menghadiri acara ini, ada hal menarik yang kutemui. Dalam rangkaian acara ini, ‘bapak angkatan’ menyiapkan beberapa kegiatan. Kegiatannya sungguh menarik. Anak-anak dan kami semua diminta untuk menuliskan hal yang paling membahagiakan dalam hidup kami. Kami harus menuliskannya dalam sebuah kertas lalu menempelkannya di sebuah flipchart yang telah tertempel di dinding. Kami pun sungguh antusias mengikuti sesi ini.

Minggu, 12 Juli 2015

,

Sambungan part 1….

Acara pun berlansung lancar walau ada beberapa yang messi. Saya yang tadinya sudah dihapus dari daftar pemberian sepatah kata, karena miskomunikasi, saya pun tetap mendapat jatah itu. AKhirnya saya naik dan mengucapkan apa saja yang bisa saya laporkan dari panitia. Alhamdulillah.. lancar walau mungkin sedikit berantakan. ahahaha

Kemudian masuklah ke sesi games. Disini anak-anak panti bermain bersama kami. Mereka memainkan 2 games. A Hole in the wall dan make a baloon adalah dua permainan yang dimainkan. Permainan pertama diikuti oleh semua laki-laki. Permainan kedua diikuti oleh para gadis-gadis dari panti asuhan. Lucu-lucu saja kejadiannya. Ada anak yang terlihat sangat innocent, walau ditanya tak menjawab, tak pula ada senyum, Ia hanya diam dan matanya terus memandang orang yang berbicara di depannya. Di games kedua seorang anak menangis. Ia sudah berusaha meniup balon sebesar mungkin lalu meminta temannya mengikatkan ujung balon tersebut. Namun apa yang terjadi, malah sang teman jahil mengkempeskan balonnya . Ia pun merasa sangat kecewa dan dihianati oleh teman tersebut. Akhirnya ia pun marah sebentar dan menangis.

Sabtu, 11 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Alhamamdulillah…. Hari ini acara puncak “Nagbuburit bareng 30 Anak Yatim” with IEC. Setelah perjuangan 3 pekan mengumpulkan dana dari para donatur, alhamdulillah kami dapat melaksanakan acara ini sesuai konsep yang ada. Saya sangat berterima kasih kepada para donatur yang dengan rela menyisihkan sebagian rezekinya untuk anak-anak yatim tersebut.

Alhamdulillah.. acara berlansung cukup menyenangkan. Masalah sedikit timbul diawal. Anak-anak panti datang terlambat, ruangan yang masih belum diatur ketika kami datang, dan beberapa masalah lainnya. Namun, akhirnya semua dapat diatasi. Terima kasih juga pada semua tamu undangan, dan para hadirin yang menyempatkan diri untuk mengikuti acara kami hingga selesai. Semoga kita semua senantiasa di limpahkan rahmat-Nya. Aamiin

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Pagi ini, saya bertekad untuk tak telat masuk kantor. Banyak hal yang mesti ku persiapkan sebelum acara kami berlangsung hari ini. Yup, pukul 16.00 sebentar kami akan menyelenggarakan acara buka puasa bersama bareng 30 anak yatim dari panti asuhan At-Tiin. Acara ini telah kami persiapkan sekitar 3 pekan. Alhamdulillah… dana yang terkumpul dapat mencukupi semua kebutuhan yang di perlukan.

Siang menjelang, kami breafing sebentar untuk acara nanti. Saya terlambat masuk meeting. Hmmm… tak ada sesuatu yang spesial dari meeting itu. Saya terus tertawa gara-gara duduk berdekatan dengan mam nana. Beliau sungguh lucu ketika mengatakan sesuatu. Bukan suaranya, bukan pula wajahnya yang lucu, namun candaanya membuat diri ini tertawa bersamanya. Kadang diri ini pun terpancing menambah-nambahkan candaaannya. Astagfirullah… Maaf yaa teman-teman akan kelakuan kami Wajah menangis

Jumat, 10 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Akhirnya kenginan kami untuk sholat tarawih di mesjid ini tercapai. Di mesjid IMMIM. Entah mengapa dari kemarin kami berniat untuk sholat di sana. Pernah kami berkunjung, namun ternyata sholat tarawih sudah selesai. Akhirnya kami memutuskan berbelok arah. Kami pun ke gramedia kala itu.

Kali ini, ceramah sedang berlangsung. Kami pun langsung menunaikan sholat isya. Ini salah satu syarat agar dapat mengikuti sholat tarawih. Usai sholat, ceramah masih berlanjut. saya pun mendengarkan dengan seksama. Walau suara dengung sound sistem di tempatku sangat keras. Kadang kalimat yang ustadz ucapkan jadinya tak terdengar jelas.

Namun ada sedikit hal yang sempat terekam oleh telingaku. Percakapa malaikat Jibril dengan Allah swt. yang tengah diceritakan oleh sang ustadz dengan sangat lantang. Percakapan samar-samar yang sempat terekam seperti berikut:

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Entah mengapa hari ini perut mules-mules terus. Sudah dua kali saya bolak balik ke toilet. Kena mencret nih jadinya. Walau begitu, saya tetap harus bekerja. Untungnya bukan menceret akut, jadi tak terlalu parah sakitnya. Kontraksi otot perut untuk ke WC juga tak terlalu intens. Alhamdulillah.. pekerjaan pun tetap dapat dilanjutkan.

OH iya, hari ini ternyata acara buka puasa bersama kakak di hotel tempatnya bekerja. Kami keluarga karyawan mendapat undangan untuk buka puasa bersama di sana. ALhamdulillah.. bisa makan enak hari ini. Jam pulang pun tiba, kakak juga sudah siapa untuk berangkat. Walau sebenarnya waktu buka puasa tinggal beberapa menit lagi, niat kami untuk kesana tak surut.

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Sore ini kakak berencana untuk buka puasa bersama di tempat kerjanya yang lama. Setelah sekitar 3 tahun menghabiskan waktunya bekerja di sana kini ia di terima sebagai PNS di salah satu Balai besar laboratorium di makassar. Ia ingin berkunjung dan bersilaturrahim disana. Tak lupa ia menyempatkan diri membeli buka puasa. Sungguh mulia niat kakakku ini. Beliau mentraktir teman-teman lamanya yang masih bekerja disana. Masya Allah…

Awalnya beliau tak mengajakku. Ini karena saya selesai bekerja jam 5.45 sore. Ia takkan sempat jika menungguku. Ia pun menyerahkan selembar uang biru. Saya heran juga buat apa.
”Itu untuk buka puasa di bawah” ucapnya pasaku ketika memberikan uang itu. Kami sedang bercakap di dalam kamar di lantai 2.
“Oh.. oke. Memang mau kemana?” tanyaku.
”Mau ke Toddopuli” ucapnya. Oh… ucapku dalam hati.

Kamis, 09 Juli 2015

,

Bismillahirramnirrahim.

Baru saja diri ini sampai di tempat kosku, saya langsung saja naik ke kamar. Wah.. kamarnya berantakan juga. Mana AC ternyata belum dimatikan dari kemarin. Aduh! Boros listrik deh. hmmmm…. sampahnya mesti dibuang. Kamar sudah mulai bau.

Dengan segera saya melangkahkan kaki menuju ke bawah sambil membawa sampah tersebut. Saya langsung saja membawanya keluar. Kuletakkan sampah itu di pinggir jalan raya. Nanti tukang sampah pun akan mengangkutnya bila tiba waktunya. Saya berharap itu tak lama. Semoga segera diangkut agar tak menimbulkan bau tak sedap dan tak diacak-acak sang anjing ataupun kucing.

Selasa, 07 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Jika melihat judul tulisan ini, bisa jadi yang terpikirkan adalah salah satu acara televisi yang tengah digandrungi anak muda jaman sekarang (mentang-mentang anak muda jaman dulu.. ehh…. hahahha). “The Comments” salah satu acara TV di salah satu station ternama di Indonesia, Net.TV. Saya kurang mengerti tentang acara ini.. Tapi sudahlah kita tak membahas tentang ini.

Baru-baru ini saya mendapat sebuah comment di tulisanku. Saya sangat berbunga-bunga bila mendapatkan email bahwa ada yang memberikan komentar. Dengan slogan yang tertera di bagian bawah di bagian comment, saya sangat bersemangat. Sungguh sesuai dengan slogan itu.

Sabtu, 04 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Jam 10 pagi, saya sudah masuk kerja lagi. Kali ini masuknya agak telat dikit. mungkin sekitar 5 menitan. hehehe.. Hmm.. Anti belum datang. Padahal sudha jam 10 pagi. Ya.. sudahlah.. nanti datang juga, ucapku dalam hati. setelah mengucapkan itu, Anty sudah ada di depan pintu. Ia membawa sebuah kantongan merah yang kecil.

Btw, hari ini adalah hari kelahiranku. Hari ini, saya tepat berusia 25 tahun (udah tua yaa.. kata orang.. hahaha.. tapi saya sih ngga ngerasa tua hahaha). Hari ini juga tepat 15 Ramadhan 1436 H. Dari kemarin saya selalu mengingatkan orang-orang bahwa besok tanggal 2 juli dan itu adalah hari ulang tahunku. Entah mengapa saya selalu saja mengatakan itu kepada setiap teman dan staff kantor yang kutemui.

Jumat, 03 Juli 2015

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Wahai, saudariku
Senang diriku bertatap denganmu
Senang diriku bercakap denganmu
Senang diriku melihat senyummu

Wahaii.. Saudariku
Sedih hatuku mendenganmu
Sedih hatiku kala ucapan itu kau lontarkan
Hati ini ingin menangis

,

Bismillahirrahmanirrahim.

Pukul 4 menjelang. Waktunya untuk sahur. Saya lupa menyiapkan makanan untuk sahur hari ini. Akhirnya saya pun harus keluar rumah kala itu. Dengan segera kulangkahkan kaki ini. Disana ada warung yang buka. Tak jauh dari tempatku tinggal.

Sunyi sepi menenangkan. Saya berjalan dalam kegelapan yang menyelimuti ditemani suara kendaraan yang sesekali memecah kesunyian.Warung yang masih buka ternyata ramai pengunjung juga. Ternyata ada juga orang yang bernasib sama denganku. Mereka tak sempat menyiapkan sahur kali ini, pikirku.

Mbak-mbaknya terlihat sibuk menyiapkan pesanan orang-orang. Saya pun diam dan hanya melihat sejenak. Nanti juga datang giliranku. Saya mengambil daftar menu di meja kasir. Meja itu berada di bagian paling depan dari warung itu setelah gerobak. Kulihat daftar menu dengan seksama.

Follow @hervianakamaluddin