Selasa, 20 November 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim


Jika ditanya mengapa menulis blog? Saya jadi terkenang masa lalu. Masa di mana pertama kali mulai membuat blog dan menulis di dalamnya. Sedari tadi berpikir, waktu itu kenapa ya saya tiba-tiba membuat blog? Hmm.. Setelah membawa pikiran ini jauh ke tahun 2010 hingga ke masa sekarang, akhirnya saya menemukan tujuh alasan mengapa evhykamaluddin.com kemudian hadir di muka bumi.

1. Ikut-ikutan :D
Jadi waktu itu tak sengaja melihat teman yang sedang asyik di depan komputer.
“Bikin apa?” tanya saya yang penasaran melihat wajahnya yang begitu serius mengutak-atik sesuatu di depan komputer. 
“Ini” jawabnya sambil memperlihatkan sebuah situs yang ia buka dan ubek-ubek dari tadi. Setelah check dan recheck ternyata itu adalah situs pribadi yang ia miliki. Situs bernama blog di mana beliau menuangkan cerita-cerita perjalanan hidupnya.

2. Menyalurkan hobby menulis
Dari sejak SMA saya sudah suka menulis. Biasanya menulis puisi atau cerita pendek yang tak pernah dipublikasikan kecuali harus dibaca di kelas karena alasan tugas atau harus dipajang di mading unuk ikut lomba mading dalam rangka Porseni sekolah. Dari teman tadi, muncullah kembali gairah tuk menulis keseharian meski hanya konsumsi pribadi.

3. Menjadi jejak hidup
Terinspirasi dari teman-teman yang memiliki blog, saya pun memutuskan untuk menjadikan blog sebagai tempat mengukir jejak-jejak kehidupan diri. Mulai dari apa yang saya lakukan, apa yang terjadi, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan keseharian.

4. Sharing is Caring
Selama masa-masa kuliah tahun 2010, saya memang tak intens menulis. Seperti yang saya bilang tadi menulis hanya sekedar hobi. Jika banyak kesibukan, hobi ini bisa saja terabaikan. Namun sejak tahun 2014, saya mulai melirik kembali blog dan mencoba menghidupkannya. Meskipun masih seputar pengalaman pribadi dan keseharian, namun di tahun tersebut lebih mengutamakan kepada pengalaman yang lebih positif. Pengalaman dimana orang-orang yang membaca tulisan tersebut dapat mengambil suatu hikmah atau pelajaran sehingga tercapailah misi “Sharing is Caring” ini.

5. Rejeki tambahan
Belakangan setelah mulai mempublikasikan blog secara luas, bergabung di komunitas blogger baik lokal maupun nasional, dan mengikuti beberapa acara yang membahas tetang blog, saya pun merasakan buah dari menulis di blog. Beberapa tulisan berbayar mulai berdatangan meski memang tak seberapa. Namun, seberapa pun itu haruslah kita syukuri. Paling tidak bisa menjadi rejeki tambahan untuk beberapa kebutuhan utamanya dalam membeli domain untuk blog sendiri.

6. Memperluas Networking
Nah, ini salah satu dari berbagai alasan untuk tetap menulis di blog. Semua itu karena… dapat teman baru dan memperluas networking. Memperluas networking artinya memperluas silaturahim dan memungkinkan kita berinteraksi satu sama lain membentuk sebuah komunitas. Dari komunitas tersebutlah, kita saling menjaga silaturahim sehingga rejeki pun juga bertambah lancar. Tidak hanya itu, kita juga bisa saling memotivasi untuk tetap menulis. Jadi dari hal ini, terbuktilah bahwa “Menjalin silaturahmi, menambah rejeki”.

7. Meng-upgrade Ilmu
Ini dia salah satu benefit dari menulis di blog. Sebelum kita menuliskan sesuatu, biasanya kita akan mencari beberapa informasi tambahan untuk memperkaya bahan tulisan, atau pun sekedar memastikan informasi tersebut benar atau tidak. Oleh karena itu, proses menulis itu sendiri membuat kita belajar lebih banyak demi mempersembahkan tulisan yang berkualitas. Bukan itu saja, melalui komunitas yang mengadakan kopdar, kelas-kelas mengenai bloger, dan group-group online tempat bertanya apapun seputar blog atau kepenulisan membuat kita lebih mudah belajar dan meningkatkan pengetahuan maupun kemampuan dalam dunia blogging,  kepenulisan, dan hal-hal lainnya yang mungkin kita butuhkan. 

Sepertinya itu saja kali ini. Saya ingin berterima kasih kepada kakak-kakak blogger yang telah mengajarkan dan membagi ilmunya baik secara langsung maupun melalu tulisan-tulisannya. Mari terus berkarya dan tetap membagi hal-hal positif kepada masyarakat melalu tulisan-tulisan kita.

Nah, untuk kamu yang menulis blog, sekarang giliran kamu menjawab pertanyaan “Kenapa nulis blog?” Yuk jalin silaturahmi dengan menulis satu alasan “Mengapa kamu menulis blog?” Di kolom komentar ya J Ditunggu!

Alhamdulillahirabbil'alamin :)

Makassar-Antang, 

20 November 2018


Jumat, 14 September 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim


Sabtu kemarin tanggal 8 September 2018 merupakan moment yang cukup saya nantikan. Mengapa? Karena ada kegiatan SOPHIE PARIS Ragional Conference 2018 dengan tema “Dare To Change” yang menghadirkan langsung CEO dan Founder dari Brand Terkenal ini. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Sahid Jaya Makassar, Maraja Ballroom.

Pertama kali saya berkenalan dengan produk ini ketika masih kuliah 7 tahun lalu (hmm.. bisa ketebak nih usianya hahaha). Waktu itu, kakak saya menjadi member dan membeli salah satu tas kulit kecil berwarna coklat mungkin berukuran sekira 23 x 9 x 15 cm. Hal yang membuat saya terkagum-kagum adalah tas tersebut hingga sekarang masih bagus dan tidak terkelupas-kelupas.

Para peserta memenuhi lokasi Bazar di depan Ballroom Maraja
Biasanya kan kalau misalnya tas kulit itu kadang-kadang jika ditinggal lama akan tekelupas dengan sendirinya, namun ini tidak. Saya sempat terheran-heran. Sayangnya tas tersebut tak berada ditangan saya pas menulis ini. Tasnya ada di rumah kakak saya yang tinggal lumayan jauh dari rumah. Jadi mohon maaf tak bisa menunjukkannya.

Nah, inilah yang membuat saya saat ini menantikan pertemuan dengan pendiri produk-produk yang dibuat di Paris ini. Sungguh sebuah kehormatan dapat bertemu dengan beliau. Apalagi tips yang beliau berikan sangat bermanfaat yang akan dituangkan dalam tulisan ini.

Sabtu, 28 Juli 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim
Source: @mutia17 (twitter)
Assalamualaikum. Hay Hay.. Apa kabar semuanya?

Sabtu Pagi, 21 Juli 2018, Makassar sudah dilanda langit yang diselimuti awan keabu-abuan. Tak lama kemudian rintik-rintik, lalu hujan pun turun. Tak lama kemudian hujan pun berhenti namun awan abu-abu masih nangkring di langit. Meskipun begitu tak menyurutkan semangat para peserta Pesta Jutawan Sulselbar untuk melakukan senam Sumba dan Maumere usai hujan turun.

Sesampainya di lokasi, langit masih mendung, biasanya kalau lagi mendung dan habis hujan seperti ini akan membuat orang sedikit malas untuk bergerak. Namun, ternyata saya salah. Di lokasi sudah ramai dan acara PESTA JUTAWAN SULSELBAR dari SOBATKU pun juga sudah dimulai.
Semangat pagi meski hujan 
Hmm.. dari tadi nyebut SOBATKU, mungkin ada yang masih bingung. Jadi SOBATKU ini adalah aplikasi tabungan online di hape yang dapat di download melalui Playstore dan App Store secara gratis. Selain itu, beragam layanan bisa dinikmati dengan harga murah dan ada juga yang gratis. Layanan-layanan yang disediakan seperti pembelian pulsa, pembayaran TV berbayar, top up saldo ojek online, transfer ke sesama pengguna SOBATKU dan ke seluruh rekening bank. Aplikasi ini meng-claim bahwa kesemua itu dapat dilakukan dengan sangat mudah dan cepat. Saya juga akan memaparkan hal yang sangat menarik dari aplikasi ini di akhir tulisan. Namun, simak dulu program kerennya #undian100JT.

Senin, 25 Juni 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

"Dulu saya adalah seseorang yang tidak memikirkan pembalut mana yang harus saya pilih. Jadi biasanya tuh tinggal pilih yang mana aja yang tersedia di toko" ucap Asri, seorang beauty vlogger dan youtuber yang diundang dalam kegiatan HIJUP x SoftexDaunSirih.


Bagaimana dengan teman-teman sekalian? Apakah juga sama? Jujur, sebelumnya saya juga merupakan orang yang kurang memperhatikan masalah pembalut. Sama seperti Asri, saya memakai pembalut yang ada aja di rumah, yang dibeli sama kakak. Kalau stok lagi habis, biasanya pergi beli sendiri dan kadang cari yang lebih murah apalagi pas lagi bokek, ke toko malah nyari yang lagi diskon hehehe. 

Nah, bebicara masalah pembalut tentu erat kaitannya dengan kesehatan di daerah kewanitaan. Pada tanggal 8 Juni 2018 lalu, para blogger di Kota Makassar diundang untuk menghadiri acara HIJUP Blogger Meet Up x Softex Daun Sirih yang bertempat di on 20th Bar & Dinning Sky Lounge. Di acara ini, selain ngobrol bersama beauty vlogger juga sengaja dihadirkan seorang dokter spesialis kesehatan khusus daerah kewanitaan. Beruntung rasanya dapat hadir di acara meet up kali ini, karena kami dijelaskan banyak hal tentang cara menjaga daerah kewanitaan agar tetap sehat sesuai fungsinya. Maklumlah ya, selama ini saya kurang memperhatikan hal-hal seperti ini dan hanya sibuk memperhatikan masalah pakaian, makanan, dan sesekali tentang make-up - make-up-an.

1. Faktor-faktor penyebab infeksi vagina

Dokter pun menjelaskan tentang banyak hal, mulai dari faktor-faktor yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi daerah kewanitaan kita, yakni:
  • seks bebas, gonta ganti pasangan seksual dapat meningkatkan resiko penularan penyakit seksual yang dapat disebabkan oleh bakteri ataupun virus. Keluhan yang bisa timbul dapat bermacam-macam, entah itu keputuhan yang banyak ataupun nyeri pada bagian vagina.
  • Penyakit tertentu seperti HIV dan diabetes, bakteri dari penyakit ini dapat menyebabkan masalah daerah kewanitaan
  • Antibiotik yang tidak rasional. Sakit sedikit minum antibiotik, padahal belum tentu sakitnya membutuhkan antibiotik sehingga nantinya adapat menyebabkan resisten terhadap bakteri. Bakterinya dapat kebal terhadap antibiotik.
  • Perubahan Hormonal 
  • Merokok
  • Alkohol
  • Sters
  • Obesitas. obesitas yang tinggi dapat menyebabkan kelembaban semakin tinggi sehingga meningkatkan resiko berkembangnya bakteri di daerah lembab sekitar kewanitaan.

Kamis, 31 Mei 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

Cinemaxx
Buat pecinta  seri Marvel atau DC dan sederet superhero movies lainnya, berburu tiket nonton premiere film adalah satu tantangan tersendiri. Biasanya dari jauh-jauh hari sudah pasang reminder di kalender untuk melihat jadwal film terbaru di bioskop Cinemaxx atau di Traveloka untuk membeli tiket Cinemaxx Traveloka yang berupa e-tiket yang praktis dan mudah didapat. Ketinggalan premiere film bakal jadi bencana kalau ada teman lain di circlemu yang sudah menontonnya. Pastikan dirimu adalah penonton pertama karena banyak sekali kesenangan yang bisa kamu dapatkan setelan nonton bioskop di hari pertama tayangnya.

Jadi yang Pertama Memberi Rating
Penikmat film pasti bisa memberikan tanggapan yang ditunggu produser setiap selesai menonton di bioskop. Memberi rating di situs film seperti Rotten Tomatoes atau IMDB dapat menambah informasi yang terlewatkan saat menonton. Kalau kamu menyukai IMDB, di sana kamu bisa memberi review singkat.

Tapi, kamu dapat bercerita lebih banyak setelah menonton di Cinemaxx dan memberi rating serta review lebih lengkap di Rotten Tomatoes. Akan lebih memuaskan apabila kamu mendapat banyak informasi tidak hanya dari film tapi juga dari siaran televisi, majalah, dan radio. Jadi, kamu bisa memberi masukan apakah film tersebut layak ditonton teman-temanmu.


Cek Ombak Berbagi Spoiler
Jadikan aku yang kedua, kata Astrid dalam lagunya. Nah setelah nonton premiere film di bioskop Cinemaxx kamu bisa menjadikan teman-temanmu yang kedua dengan berbagi spoiler di media sosial. Segera setelah lampu bioskop dinyalakan, carilah tempat duduk paling nyaman di ruang tunggu dan ambil smartphonemu untuk menulis sekalimat dua kalimat yang menggambarkan garis besar film tapi tidak cerita akhirnya ya. Ingat, jangan pernah berbagi spoiler saat film sedang diputar kecuali di awal ada perkenalan aktor dan aktris yang biasanya dibawa untuk bertemu penonton pertama. Ini jarang sekali lho!

Baca juga : Belajar & Nobar

Penasaran, Nonton Lagi Cerita Sebelumnya
Seri superhero sering membuat pecinta filmnya frustasi karena ada saja adegan terlewat di film sebelumnya yang menjadi spoiler di film yang baru kamu tonton. Apalagi kalau nonton filmnya di bioskop Cinemaxx dan sudah terlewat beberapa waktu, lupa adalah hal yang biasa. Biar nggak penasaran, carilah seri film sebelumnya untuk menggali kisah yang terpotong di film yang baru.


Menulis Review dan Membayangkan Film Berikutnya
Puas menonton premiere film terbaru dan setelah rasa penasaran pada seri sebelumnya terjawab, kini saatnya kamu menjadi penulis cerita selanjutnya. Mulailah merangkai jalan cerita dari spoiler yang kamu dapat di film sebelumnya, menelaah dan membedah kisah di film terbaru, serta membayangkan apa yang akan terjadi dari peran-peran yang kamu tonton di film berikutnya. Review lengkap beserta bayangan kisah selanjutnya tentu akan memancing rasa ingin tahu apa sih yang sebenarnya disimpan sang sutradara.

Bikin Prank Yuk?
Pernah kesal karena membaca kata buzzer kalau film yang kamu tunggu ditulisnya mendapat rating bagus dan ternyata nol besar saat kamu tonton? Tidak sedikit yang demikian. Review jujur pasti mendapat tangapan positif dari teman-temanmu. Tapi kalau kamu tidak ingin kesal sendirian karena filmnya jelek, bilang saja filmnya super keren sehingga semua harus nonton di bioskop Cinemaxx.
Bersiaplah, prank seperti ini bisa bikin teman kamu baper berkepanjangan!

Jumat, 16 Maret 2018

,
Bismillahirrahmanirrahim

Beberapa waktu lalu kakak saya sedang mencari rumah untuk ditinggali. Rencananya beliau mau membeli rumah sendiri, namun ada sesuatu yang masih membuatnya ragu. Di jaman sekarang dimana bisnis properti yang marak dan sangat mudah ditemui tentu tak sulit lagi untuk menemukan sebuah rumah. Yang masih sulit terkadang menemukan rumah yang cocok dengan selera terlebih lagi cocok dengan kantong.

Dengan perkembangan bisnis perumahan, banyak dari para developer bekerjasama dengan bank untuk menawarkan berbagai metode pembayaran rumah yang dianggap mudah dan tidak memberatkan. Salah satunya adalah dengan membayar melalui cicilan atau biasa disebut  KPR (Kredit Pemilikan Rumah). 

Karena pernah mendengar bahwa KPR yang ditawarkan oleh developer yang bekerja sama dengan bank cenderung mendekati riba, akhirnya saya pun mencoba mencari tahu. Ada tiga jenis KPR yang saat ini diterapkan dalam bisnis properti ini, diantaranya adalah:

Follow @hervianakamaluddin