Sabtu, 24 November 2018

Alasan Masuk Blogger Perempuan Network

Bismillahirrahmanirrahim

Ditulisan ini, saya ingin mengajak teman-teman merenung sejenak, melepas penat, dan melihat jauh ke lebih dalam dan menata masa depan.

Coba perhatikan sekeliling kalian! Apa yang terlihat? Apakah kalian meilihat benda-benda? Atau orang-orang berlalu lalang? Ataukah makanan yang berada di depan kalian? Ini hanya kalian yang tahu. Saat ini saya akan bercerita tentang apa yang ada di sekeliling saya saat ini.
Pertama saya melihat bantal, laptop, sebuah alat gym, baju-baju yang tergantung, dan lemari. Bisa di tebak saya berada di mana? Yup! Di kamar. Sebuah kamar berukuran 2,5 x 2,5 m. Di sinilah tempat saya saat ini, duduk di atas kasur, memangku sebuah laptop, dan sedang menulis cerita ini.

Bagimana dengan pertemanan? Apa yang kalian lihat? Bagaimana kalian memaknai pertemanan? Apakah sebatas teman kerja? Teman kuliah? Atau teman yang ada kenal?

Jika kalian bilang “Betul”, yup! Tentu saja betul. Mereka adalah teman-teman kita, teman-teman yang pernah kita temui, bercengkrama dalam keseharian, membahas suatu topik tertentu. Namun, pernahkah kalian menganggap orang yang belum kalian temui sebagai teman?

Saya ingin bercerita sedikit tentangnya, tentang teman yang  belum pernah saya temui. Terus terang saja! Diri ini bukanlah orang yang pandai berekpresi apalagi menyapa orang baru yang ditemui. Biasanya saya hanya akan senyum dan tak mampu berkata-kata sebelum pertanyaan meluncur kepada saya.

Setelah merenung, akhirnya keputusan melirik sebuah perkumpulan di mana saya bisa mengekspresikan diri, menambah teman baru, dan menjadi orang yang produktif pun dimulai. Ini dikarenakan saya bosan berada di sebuah kamar terus menerus tanpa tahu harus berbuat apa untuk melihat dunia. Ceritanya saya sedang galau mencari aktifitas lain yang lebih bermakna. Waktu itu memang sedang tak punya pekerjaan, mendekap di rumah, menjaga kemenakan, dan menghabiskan waktu bermain game.  

Pencarian ini pun berakhir ketika saya menemukan sebuah perkumpulan menulis versi online. Saat itu, saya memasuki perkumpulan blogger lokal dan mulai menuliskan berbagai kisah dan mengshare tulisan di salah satu platform online. Kami pun saling bertukar alamat blogger, saling follow, dan saling mengunjungi blog satu sama lain.

Ketagihan dengan banyaknya pengunjung blog dan ada yang membaca tulisan yang dipublikasikan, saya pun mulai mencari perkumpulan blogger nasional. Jrengg.. Jrengg… Jadilah saya menemukan Blogger Perempuan ini. Cara pendaftarannya cukup gampang sehingga tak susah tuk menjadi member.

Oleh karena itu, jari jemari ini langsung saja memasukkan data-data di form pendaftaran. Kita pun dikumpulkan dalam suatu group nasional. Seperti kebanyakan group blogger kami pun diizinkan untuk men-share tulisan-tulisan kita. Uniknya, kita tak boleh asal sembarangan share. Ada topik-topik tertentu di hari-hari tertentu.

Meski begitu, disanalah saya banyak belajar. Belajar dari orang-orang yang belum pernah saya temui. Saya belajar betapa perempuan-perempuan Indonesia sangatlah produktif. Mereka mampu menginspirasi dan bermanfaat melalui hal-hal sederhana yang mereka tulis di blog. Berada di lingkungan tersebut membuatku mampu melihat dunia, produktif, dan meningkatkan kualitas tulisan dengan terus menerus menulis.

Kalian bisa melihat betapa banyak tulisan-tulisan yang bisa saya produksi pada tahun 2014 dan 2015. Itulah saat di mana saya benar-benar aktif bersama orang-orang hebat nan keren ini. Saya tergerak untuk melakukan hal yang sama dengan gaya tulisan saya yang tentu saja masih jauh dari kata bagus. Saat itu jugalah saya banyak belajar tentang dunia blogger mulai mengganti domain menjadi TLD dan mengubah tampilan blog menjadi sedikit lebih rapih dan tak kekanak-kanakan.

Hal positif lainnya adalah kebahagiaan. Kesenangan yang saya dapat dari para pembaca yang meninggal jejak di kolom komentar. Rasanya seperti melayang jauh diangkasa melihat keindahan bumi pertiwi. Inilah tempat mendapatkan kebahagiaan meski hanya tinggal dalam ruang sempit sekalipun.

Apalagi dengan menulis ini ternyata dapat menghasilkan rejeki tambahan. Jujur saja, saya mendapatkan banyak job menulis ataupun menjadi influencer semenjak bergabung menjadi member Blogger Perempuan  yang biasa disingkat BP ini. Saya tak menyangka juga bahwa ini akan seberkah dan sebahagia itu.

Untuk teman-teman Blogger Perempuan yang sudah dan belum saya temui, saya ingin berkata:
Kalian hebat, keren, dan menginspirasi! Teruslah berkarya dengan tulisan-tulisan kalian yang jujur namun tak menghujat, positif, dan sangat terbuka pada perubahan dan saran membangun. Terima kasih sudah saling memahami dan mendukung sesama  perempuan untuk bersatu bersama-sama membangun kepercayaan diri bahwa Perempuan Bisa! Dan Kami memang Bisa! Kami bisa berkarya meski sibuk dengan hiruk pikuk kehidupan rumah tangga, kuliah, kerjaan, ataupun hanya sekedar menghabiskan waktu yang kemudian menghasilkan sesuatu yang positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara. Untukmu ibu pertiwiku, inilah bakti kami!
Tulisan ini diikutkan dalam #BPN30DayChallenge2018 #bloggerperempuan #Day4

Alhamdulillahirabbil`alamin

Makassar – Barombong,

23 November 2014


  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima kasih sudah mampir. Semoga bisa bermanfaat selalu :) Amin.
Jangan lupa komentarmu ya, karena komentarmu adalah semangatku untuk terus berbagi ^^)

Komentar yang mengandung SARA, link hidup, dan spamming akan dihapus ya.. Terima kasih atas perhatiannya :)


Follow @hervianakamaluddin